Minggu, 20 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / / Pemkab Sengaja Lindungi ASN Eks Napi

Pemkab Sengaja Lindungi ASN Eks Napi

Diposting pada 17/04/2019, 14:19 WIT
Ahmad Purbaya. (Rusdi/MP)
Ahmad Purbaya. (Rusdi/MP)

LABUHA - Nasib sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan eks Narapidana (Napi) Kasus Korupsi khusus di Pemerintah kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel) saat ini bisa dibilang aman. Pasalnya, sejumlah pejabat terkait terkesan sengaja menyembunyikan data ASN yang merupakan eks Napi tersebut.

Hal ini menyusul kunjungan mendadak yang dilaksanakan Kepala Inspektorat Provinsi Malut, Ahmad Purbaya di Pemkab Halsel awal pekan lalu, untuk menindaklanjuti perintah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna mengkroscek ke sejumlah  Daerah di Malut, dimana masih terdapat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan mantan narapidana Korupsi yang belum dipecat. “Edaran dari KPK untuk mengkroscek serta mengusulkan agar memecat ASN mantan Napi Korupsi, sebenarnya sudah dilakukan sejak enam bulan lalu. Khusus untuk lingkup Pemerintah Provinsi, kami sudah memecat kurang lebih 20 ASN. Kami heran, kok di Kabupaten Halsel ini masih memelihara beberapa ASN eks Napi Korupsi yang belum di pecat,” terang Ahmad Purbaya.

Dilanjutkan Ahmad, pihaknya saat ini masih terkendala dengan data ASN mantan Napi Korupsi sebab, Pemkab Halsel  melalui  Badan Pengembangan Penelitian dan Kepegawaian Daerah (BPPKD) terkesan sengaja menyembunyikan data ASN mantan Napi. “Data ASN eks Napi Korupsi yang masih terkendala, meski demikian kami tidak tinggal diam, kami akan cari tahu dengan berkoordinasi bersama Inspektorat serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) untuk menelusiri jejak ASN tersebut,” lanjut Ahmad.

Ahmad menambahkan,  berangkat dari surat edaran tersebut, jika ada ASN eks Napi Korupsi yang sengaja dibiarkan bekerja dan gajinya tetap berjalan, maka kita akan melihat secara detail. “Jika masih dibayar gajinya dan kemudian dipecat, maka seluruh pembayaran gaji terhitung sejak surat edaran dikeluarkan  itu harus dikembalikan,” tegas Ahmad

terpisah, Kepala BPPKD Halsel Marten Puka Puka yang  dikonfirmasi soal kedatangan Kepala Insektorat Malut, mengaku belum mengetahui, Marten terus berdalih soal jumlah ASN eks Napi Korup di Halsel. "Saya belum tahu jumlah keseluruhan ASN Mantan Napi Korupsi di Halsel."Kilah Marten(Sam/Lid)

 

Share
Berita Terkait

Lahir di Tengah Gempa

24/07/2019, 14:21 WIT

Video Mesum Siswi SMP Tersebar

12/01/2019, 11:46 WIT

Mahasiswi Tewas Saat Memotret

06/03/2018, 12:01 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan