Rabu, 13 November 2019

 Headline
MALUT POST / NASIONAL / 40 Lembaga Survei Berhak Lakukan Quick Count

40 Lembaga Survei Berhak Lakukan Quick Count

Diposting pada 17/04/2019, 14:25 WIT
Jokowi & Prabowo
Jokowi & Prabowo

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengumumkan 40 daftar lembaga survei yang telah terverifikasi dan bisa dijadikan acuan oleh masyarakat dalam melihat hasil penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2019. Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan mengatakan, seluruh lembaga survei itu telah memenuhi syarat, seperti melaporkan asal muasal dana yang digunakan dalam kegiatan survei dan penghitungan cepat. "Ini untuk mengetahui asal muasal sumber dana tersebut untuk menjamin lembaga survei itu lembaga yang independen," kata Wahyu di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (16/4).

Wahyu menuturkan, seluruh lembaga survei harus menjabarkan segala informasi lengkap ihwal metodologi yang digunakan dalam survei. Bahkan, mereka juga harus melaporkan jumlah personel yang dimiliki lembaganya. "Itu beberapa hal mendasar dalam persyaratan lembaga survei di pemilu 2019," katanya.

Merujuk pada Pasal 28 Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2018, lembaga survei yang telah terdaftar nanti dalam menjalankan hasil quick count tidak melakukan keberpihakan yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu, tidak mengganggu proses penyelenggaraan tahapan Pemilu, tidak mengubah data lapangan maupun dalam pemrosesan data, serta melaporkan metodologi pencuplikan data (sampling), sumber dana, jumlah responden, tanggal dan tempat pelaksanaan Survei atau Jajak Pendapat dan Penghitungan Cepat Hasil Pemilu.

Ke-40 lembaga survei yang diakui KPU adalah Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Poltracking Indonesia, Indonesia Research and Survey (IRES), Pusat Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan RRI, Charta Politika Indonesia, dan Indo Barometer. Lalu ada Penelitian dan Pengembangan Kompas, Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), Indikator Politik Indonesia, Indekstat Konsultan Indonesia, Jaringan Suara Indonesia, Populi Center, Lingkaran Survey Kebijakan Publik, serta Citra Publik Indonesia.

Disusul Survey Strategi Indonesia, Jaringan Isu Publik, Lingkaran Survey Indonesia, Citra Komunikasi LSI, Konsultan Citra Indonesia, Citra Publik, Cyrus Network, Rataka Institute, Lembaga Survei Kuadran, dan Media Survey Nasional. Kemudian Indodata, Celebes Research Center, Roda Tiga Konsultan, Indomatrik, Puskaptis, Pusat Riset Indonesia (PRI), PT. Data LSI (Lembaga Survei Indonesia), Centre for Strategic and International Studies (CSIS), serta Voxpol Center Research & Consultan.

Selanjutnya ada FIXPOLL Media Polling Indonesia, Cirus Curveyors Group, Arus Survei Indonesia, Konsepindo Research and Consulting, PolMark Indonesia, PT. Parameter Konsultindo, dan Lembaga Real Count Nusantara.(okz/kai)

Share

E-Paper

Dahlan Iskan