Senin, 27 Mei 2019

 Headline
MALUT POST / HUKUM / 16 Warga Binaan di LPP Tak Bisa Coblos

16 Warga Binaan di LPP Tak Bisa Coblos

Diposting pada 18/04/2019, 14:21 WIT


Sebanyak 16 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) kelas III Ternate keluhkan kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam penyelenggaraan pemungutan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) kemarin. Pasalnya, 16 warga binaan tersebut tidak bisa menyalurkan hak pilih.

Sitna Djuma, kepada Malut Post menuturkan, 16 Napi di LPP kelas III Ternate yang masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) tidak bisa menyalurkan hak pilih. “Kami kecewa dengan pelaksanaan pemilu kali ini oleh KPU,” katanya.

Bahkan, kata dia, beberapa bulan lalu, pihak KPU telah melakukan sosialisasi di LPP kelas III Ternate tentang tata cara pencoblosan bahkan melakukan pendataan. Ia mengaku, dirinya pada Pilpres 2014 dan pemilihan Gubernur beberapa waktu lalu, ikut menyalurkan hak suara.
“Saya sudah lama di sini, waktu Pilpres lalu dan pilgub kemarin saya ikut coblos tapi kenapa kali ini saya tidak bisa coblos,” ungkapnya. Ia menyebutkan, alasan bahwa dirinya beserta 15 rekan warga binaan tidak bisa menyalurkan hak suara tersebut dikarenakan surat suara yang tidak cukup. Tak hanya itu, alasan lainnya juga bahwa 16 tahanan tersebut tidak terdaftar dalam Form C-5 atau tidak memiliki undangan. Padahal, lanjut Sitna, pihak KPU sebelumnya telah melakukan pendataan.
“Kami ingin salurkan aspirasi memilih kami tapi kenapa surat suara tidak cukup. Ini berarti hak kami tidak ada. Mestinya, KPU hanya mengambil data tambahan untuk warga binaan yang baru dan yang lama harus tetap bisa ikut coblos, tapi kenyataannya kami yang lama sebagian tidak bisa coblos,” terangnya.

Amatan Malut Post, pelaksanaan pemungutan suara di LPP kelas III Ternate baru dilaksanakan pada pukul 19.00 dan penghitungan suara berakhir. Dalam penghitungan suara untuk Pilpres, pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengungguli pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Pasangan 02 memperoleh suara 31 suara sedangkan pasangan nomor urut 01 hanya mendapat 4 suara.

Kepala LPP kelas III Ternate, Nona Ahmad mengatakan, jumlah DPT di LPP kelas III Ternate sebanyak 1 orang, jumlah DPTb sebanyak 42 orang dan untuk DPk sebanyak 16 orang.
Menurutnya, permasalahan yang dialami di LPP kelas III Ternate diantaranya menunggu surat suara dan kekurangan surat suara. Meski demikian, semua kendala terkait surat suara tersebut akhirnya terpenuhi.

Terkait 16 orang yang tidak bisa menyalurkan hak suara tersebut, kata Nona, informasi yang didapat, nama dari 16 warga binaan tersebut belum terdaftar oleh KPU Kota Ternate. Padahal terkait data-data pemilih yang ada di LPP kelas III Ternate telah disampaikan ke KPU Kota Ternate sejak jauh hari. “Data-data itu sudah kami sampaikan dan koordinasi ke KPU, tapi kami juga tidak tahu kenapa mereka tidak terdaftar,” pungkasnya. (aby/lex)

 

 

Share
Berita Terkait

Pelaku Pembaptisan Massal Ditangkap

04/03/2019, 14:26 WIT

Player CV Ubay Jaya Ditahan

08/03/2018, 13:02 WIT

Dana Ratusan Miliar Menguap

09/03/2018, 12:54 WIT

Ayah Perkosa Anak Kandung

15/02/2018, 09:18 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan