Minggu, 08 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / OLAHRAGA / ebut, Eko Roni Dikalahkan Petarung Singapura

ebut, Eko Roni Dikalahkan Petarung Singapura

Diposting pada 18/04/2019, 10:45 WIT
EKO Roni Saputra
EKO Roni Saputra

ONE Championship baru saja menuntaskan pertarungannya di Manila pekan kemarin. Salah satu petarung Indonesia, Eko Roni Saputra, harus takluk pada laga debutnya. Gelaran bertajuk ONE: ROOTS OF HONOR itu digelar di Mall of Asia Arena, Manila, mempertemukan Martin Nguyen asal Vietnam dengan Narantungalag Jadambaa asal Mongolia di laga utamanya. Duel ini memperebutkan gelar ONE Featherweight World Champion.

Nguyen dan Jadambaa saling bertukar serangan cepat di ronde awal, karena keduanya sama-sama ingin segera menyelesaikan pertarungan. Di ronde kedua, Nguyen melepaskan tendangan kuat ke Jadambai sebelum melepaskan serangan lutut untuk menjatuhkan lawannya tersebut.

Di laga tambahan utama, Joshua "The Passion" Pacio asal Filipina berhasil mengambil lagi gelar ONE Strawweight World Championship usai melakukan revans kepada petarung asal Jepang Yosuke "The Ninja" Saruta, Lewat pertarungan empat ronder, Pacio berhasil menghentikan Saruta dengan tendangan atas yang telak, yang langsung menjatuhkan Saruta.

Sementara itu debut Eko Roni Saputra di ajang ONE Championship tak berakhir manis. Petarung asal Indonesia itu dikalahkan Niko Soe asal Singapura. Soe diberikan kemenangan TKO setelah Eko Roni tidak diizinkan melanjutkan pertandingan karena ada sobekan di kepalanya usai disikut.
Pertengahan September menjadi salah satu momen paling mengejutkan dalam karier Eko Roni Saputra, atlet gulat nasional. Keputusan besar harus diambilnya.

Medio September itu, tiba-tiba saja instagram-nya mendapat pesan dari seseorang yang mengaku dari klub tarung bebas, Evolve Mixed Martial Arts (MMA). Dia ditawari bergabung ke klub yang berpusat di Singapura tersebut. Eko yang tidak mengetahui apa-apa soal Evolve langsung mencari tahu dan seketika dibuat syok. Dia tak menyangka dihubungi tim yang digawangi juara-juara dunia di MMA.

Perbincangan dengan pihak Evolve pun berlanjut. Eko nekat datang langsung ke Singapura untuk memastikan kebenaran tawaran ikut training camp di Evolve.

"Saya jelaskan saya hanya digulat, saya pernah tinju, tapi waktu kecil jadi harus belajar lagi. Jadi selama di sana saya buktikan perfoma saya. Apalagi banyak orang penting yang nonton," katanya.
Penampilan Eko memuaskan para petinggi Evolve. Atlet berusia 27 tahun itu langsung ditawari kontrak. Dia tak lantas menerima. Eko bimbang. Dia galau karena selama ini dia sudah nyaman dengan cabang gulat. Sebagai gambaran, Eko sudah menjalani karir sebagai pegulat sejak usia 13 tahun. Dia juga pernah tercatat sebagai peraih medali perunggu di SEA Games Laos. Dia juga masih turun di Asian Games 2018 Jakarta. Dari gulat juga, Eko yang tadinya bukan siapa-siapa bisa cukup sukses.

Selain itu, risiko di tarung bebas juga jadi pertimbangan. Tapi setelah dalam pergulatan panjang dan komunikasi dengan istri dan keluarga, Eko mantap terima pinangan Evolve dengan kontrak 5 tahun.
"Awalnya istri tak setuju. Dia was-was dengan masa depan saya. Tapi pertimbangan saya untuk lebih meningkatkan perekonomian terutama buat masa depan anak saya. Saya berpikir positif saja mungkin ini rezeki dari Allah. Jadi saya putuskan fokus di MMA," dia mengungkapkan. (dtc/yun)

 

Share
Berita Terkait

Sepak Bola Indonesia Harus Maju

18/04/2019, 10:49 WIT

Asprov Panggil 43 Pemain

13/02/2019, 13:21 WIT

Zamroni Dipanggil Perkuat PSPS Riau

07/03/2018, 13:12 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan