Senin, 27 Mei 2019

 Headline
MALUT POST / OLAHRAGA / Sepak Bola Indonesia Harus Maju

Sepak Bola Indonesia Harus Maju

Diposting pada 18/04/2019, 10:49 WIT
SKUAD Timnas Indonesia
SKUAD Timnas Indonesia

JAKARTA - Gelandang Bhayangkara FC, Adam Alis, turut berpartisipasi dalam pencoblosan di Pemilu 2019. Adam memiliki harapan khusus untuk presiden yang terpilih. Pemilu 2019 digelar 17 April kemarin. Seluruh masyarakat Indonesia diwajibkan menggunakan hak suaranya, termasuk atlet dan pesepakbola.

Adam yang tinggal di Jakarta mengaku sangat antusias mengikuti Pemilu kali ini. Bahkan, dia sempat memantau langsung persiapan di TPS di kawasan tempat tinggalnya sejak Selasa. "Alhamdulillah sudah nyoblos dong," ujar Adam kepada detikSport, Rabu (17/4).

Adam pun berharap siapapun presiden yang terpilih bisa membawa Indonesia lebih baik. Presiden harus punya perhatian salah satunya di dunia olahraga khususnya sepakbola.

"Harapan saya semoga Pemilu ini berjalan lancar, aman dan tertib. Siapapun yang memimpin nanti semoga bisa memberikan perhatian untuk sepakbola agar lebih baik, terutama bisa mendukung Timnas agar bisa berprestasi," katanya.

Selain itu, Penggawa Persib Bandung yang menggunakan hak suaranya dalam Pemilu 2019, mereka menitipkan pesan kepada presiden terpilih.

"Secara umum sih kita berharap siapapun yang menang nanti bisa membuat Indonesia lebih baik lagi," kata Kiper Persib I Made Wirawan.

Sebagai pemain sepakbola, Made menyimpan harapan khusus untuk pasangan presiden dan wakil presiden terpilih. Kiper 38 tahun ini menginginkan ada perhatian dan keberpihakan lebih untuk perkembangan sepakbola di Tanah Air.

"Pasti kita sebagai pemain bola berharap dapat perhatian lebih lagi dari pemerintah untuk bisa membantu membangun sepak bola Indonesia lebih baik lagi," ungkap dia.

Pilpres 2019, Made untuk pertama kalinya mencoblos di Bandung. Tahun-tahun sebelumnya, Made menyalurkan hak suaranya di tempat kelahirannya Bali. Kapten Maung Bandung, Supardi Nasir, juga berharap presiden mendatang lebih peduli dengan kemajuan olahraga di tanah air. Tentunya lebih luas menyejahterakan masyarakat.

"Pastinya pemimpin yang peduli dengan apapun olahraganya, terus mendukung, saya berharap siapapun yang terpilih dapat peduli dengan rakyatnya," ujar bek Persib ini.

Sementara itu, Penggawa Persebaya Surabaya, Otavio Dutra, melewatkan Pemilu 2019. Sebabnya, proses naturalisasinya belum selesai. Mayoritas klub-klub memberikan waktu libur agar para pemain bisa berpartisipasi di pencoblosan tersebut. Tapi, Otavio tak bisa nyoblos di Pemilu kali ini. Tapi, dia turut mengampanyekan agar masyarakat turut memilih, bukannya menjadi golput.

"Saya sangat antusias sekali melihat Pemilu ini, tapi saya sedih karena belum bisa ikut karena saya belum resmi menjadi WNI," ujar Otavio.

"Pemilu penting sekali untuk masa depan seluruh masyarakat Indonesia. Untuk itu, semua harus pilih yang terbaik sesuai dengan keinginan masing-masing. Jangan sampai tidak menggunakan hak suara. Saya sangat ingin mencoblos tapi belum bisa," dia menambahkan.

Otavio Dutra mengajukan proses naturalisasi sejak Februari 2019. Tapi. pemain 35 tahun itu belum melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan. (dtc/yun)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan