Senin, 19 Agustus 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / Waspada Gelombang Tinggi

Waspada Gelombang Tinggi

Diposting pada 18/07/2019, 12:53 WIT
DERMAGA:Aktivitas Speedboat yang melayani rute pelayaran Ternate-Sofifi di dermaga pelabuhan semut, Mangga Dua terlihat masih normal.
DERMAGA:Aktivitas Speedboat yang melayani rute pelayaran Ternate-Sofifi di dermaga pelabuhan semut, Mangga Dua terlihat masih normal.

TERNATE-Cuaca ektrim di wilayah Malut belum bisa dipastikan normal. Berdasarkan data yang dihimpun melaui Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Rabu kemarin menyebutkan, cuaca ektrim di wilayah Malut masih berlangsung bahkan mengakibatkan terjadinya gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan. Disebutkan BMKG, gelombang tinggi berpotensi terjadi di wilayah perairan Sanana, Bacan, Obi, Mangoli hingga Bobong dengan ketinggian mencapai 3 meter. Seperti yang disampaikan Justisia, salah satu petugas Prakiraan cauca, di kantor BMKG, kemarin. Dikatakan, kecepatan angin yang memicu terjadinya gelombang tinggi  bertiup dari Tenggara hingga Barat daya dengan kecepatan maksimal 15 knot. Karena itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para awak kapal, motoris hingga nelayan supaya lebih berhati-hati dalam menjalankan aktivitas di laut. "Ini juga harus menjadi perhatian bagi pengguna jasa laut agar tetap mencermati dan mengikuti informasi dari kami di BMKG, sehingga tidak terpengaruh dengan issue serta kabar miring,"himbaunya. Warning dari BMKG lantas menuai tanggapan positif dari sejumlah motoris Speedboat yang beroperasi di dermaga pelabuhan semut. Diakui sejumkah motoris, kondisi ombak yang selama beberapa hari belakangan memang cukup ekstrim sehingga ikut diwaspadai. Terutama jalur pelayaran Ternate dan Sofifi. "Makanya Liife Jaket (Pelampung) untuk orang dewasa dan anak kecil sudah kita siapkan. Begitu juga kompas petunjuk arah,"aku sejumlah motoris. Sementara itu, upaya  petugas Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) di dermaga pelabuhan semut juga ikut bertanggungjawab dalam memperketat pengawasan. M. Nur, salah satu petugas KPLP saat dikonfirmasi secara terpisah mengaku, untuk menjamin keselamatan para pengguna jasa transportasi laut, kapasitas penumpang di Speedboat menjadi perhatian pihak KPLP dalam pengawasan. "Satu unit Speedboat itu berjumlah 15 penumpang. Tidak boleh lebih. Kalau lebih kami tidak mengeluarkan surat berlayar,"tegasnya. Dia juga menambahkan, total Speedboat uang melayani rute Ternate-Sofifi berjumlah 190 unit. "Dengan banyak Speedboat, kami dari petugas selalu melakukan pemeriksaan mesin speedboat dua kali dalam sebulan. Kalau dalam pemeriksan, ada mesin yang susah tidak layak, maka wajib untuk diganti atau diperbaiki,"terangnnya. Sedangkan untuk alat keselamatan, sambung M. Nur, wajib disediakan pihak motoris. "Kalaupun ada yang kedapatan tidak menyediakan alat keselamatan berupa jacket pelampung dan sebagainya, maka izin berlayar mereka akan kita cabut. Dan mereka diberi sanksi paling lama 3 hari tidak boleh beroperasi,"tegasnya.(mg-03/aji)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan