Kamis, 12 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / Irman Terpilih Nakhodai KNPI Malut

Irman Terpilih Nakhodai KNPI Malut

Diposting pada 22/07/2019, 14:50 WIT
PENYERAHAN PATAKA: Ketua terpilih DPD KNPI Malut Irman Saleh (kiri) saat menerima petaka yang diserahkan perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI, di aula bekas Kantor Walikota Ternate, Sabtu (20/7) malam  GUNAWAN TIDORE
PENYERAHAN PATAKA: Ketua terpilih DPD KNPI Malut Irman Saleh (kiri) saat menerima petaka yang diserahkan perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI, di aula bekas Kantor Walikota Ternate, Sabtu (20/7) malam GUNAWAN TIDORE

TERNATE – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara (Malut) berakhir, Sabtu (20/7) malam.
    Musda yang dilaksanakan di aula bekas Kantor Wali Kota Ternate itu, menghasilkan Irman Saleh sebagai Ketua DPD KNPI Malut periode 2019-2022.  Irman menang secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya calon yang mengembalikan berkas pendaftaran bakal calon Ketua DPD KNPI Malut. Sedangkan keempat kandidat lainnya, yakni Thamrin Gani, Sri Endang Aris, Bahrun Mustafa, dan Iksan Badarudin  tidak mengembalikan berkas pencalonan. Sehingga oleh presidium sidang Musda, empat kandidat tersebut gugur sebagai Calon Ketua dan Irman Saleh ditetapkan sebagai Ketua DPD KNPI Malut. “Menetapkan Irman Saleh sebagai Ketua DPD KNPI Maluku Utara Periode 2019-2022,” ujar ketua presidium sidang Musda VI KNPI Malut.
Dalam pencalonannya, Irman memperoleh dukungan/rekomendasi sembilan DPD II KNPI Kabupaten/Kota seluruh Maluku Utara, dan 15 organisasi kepemudaan (OKP) serta organisasi sayap parpol.
Irman Saleh pada sejumlah wartawan usai Musda, mengucapkan terima kasih kepada sepuluh DPD KNPI se Malut dan OKP yang telah mempercayakan dirinya memimpin KNPI. "Saya ucapkan terima kasih kepada semua teman-teman DPD KNPI Kabupaten/Kota, terutama sembilan DPD yang memberikan rekomendasi ke saya dan juga kepada OKP cipayung," ungkap Irman.
Alumni Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) ini menegaskan, KNPI akan menjadi mitra kritis terhadap Pemerintah Provinsi (Pemporv) Malut dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah. "Kita akan jadi mitra yang kritis, jika kebijakan pemerintah keliru akan kami kritisi. Tidak hanya sebatas kritik, kami juga akan memberikan solusi. Apalagi KNPI diisi pemuda-pemuda yang cerdas, baik itu akademisi, politisi dan juga jurnalis," tegas Irman.
Wartawan senior ini menyebutkan, KNPI di bawah kepemimpinannya tidak akan memperdebatkan dualisme KNPI. Namun dirinya lebih fokus pada pengembalian jati diri pemuda dalam mengawal pembangunan daerah. "Urusan penyatuan KNPI itu tanggungjawab DPP. Saya akan lebih fokus pada mengembalikan tugas dan fungsi pemuda dalam mengawal pembangunan daerah," tandasnya.
Dia juga tidak akan menutup pintu koordinasi bagi KNPI versi lainnya jika ada isu-isu daerah yang patut dikawal bersama. "Saya akan bangun komunikasi dan koordinasi dengan teman-teman KNPI sebelah, jika ada kebijakan daerah yang perlu dikawal bersama, pasti saya akan koordinasi,"  tutupnya sembari menambahkan, dirinya juga akan membangun komunikasi dengan lima kandidat lainnya yang tidak sempat ikut bertarung.(cr-01/adv/jfr)

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan