Selasa, 10 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Malut Ekspor Tuna Segar Perdana ke Jepang

Malut Ekspor Tuna Segar Perdana ke Jepang

Diposting pada 26/07/2019, 13:37 WIT
 RESMI: Wagub Malut Ir. H. M Al Yasin Ali saat melepas ekspor perdana tuna segar ke Jepang, di Bandara Sultan Babullah, Ternate, Kamis (25/7) RUSDI ABDURRAHMAN
RESMI: Wagub Malut Ir. H. M Al Yasin Ali saat melepas ekspor perdana tuna segar ke Jepang, di Bandara Sultan Babullah, Ternate, Kamis (25/7) RUSDI ABDURRAHMAN

SOFIFI - Upaya Pemerintah melakukan ekspor ikan tuna langsung dari Maluku Utara (Malut) ke luar negeri, akhirnya terwujud. Melalui Koperasi Perikanan Santo Alvin Pratama, ekspor perdana dengan negara tujuan, Jepang itu sebanyak 500 kilogram ikan tuna segar.
Ekspor perdana ini secara resmi dilepas Wakil Gubernur Malut Ir. H. M Al Yasin Ali, MT di Bandara Sultan Babullah, Ternate, Kamis (25/7). Turut hadir pada acara tersebut, Kepala Bandara Sultan Babullah Ternate, General Manager PT Garuda Indonesia Cabang Ternate, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Ternate serta dari Kesultanan Ternate Jo Ngofa Firman M. Sjah.
Wakil Gubernur Malut H. M Al Yasin Ali  saat menyampaikan sambutan mengatakan, pemerintah daerah menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Koperasi Perikanan Santo Alvin Pratama yang telah merintis usahanya sehingga hari ini dapat terbukti hasilnya.
Dengan adanya ekspor perdana ini, kata Wagub telah menunjukkan bahwa sektor perikanan juga terbukti dapat menghasilkan devisa dari ekspor. “Selama ini kita hanya mengandalkan hasil ekspor dari sektor pertambangan. Tetapi, hari ini kita sama-sama menyaksikan bahwa sektor perikanan juga mampu memberikan kontribusi terhadap devisa yang begitu besar,” tandasnya.
Lebih lanjut Wagub menyampaikan, Pemerintah Daerah sebagai fasilitator mengajak semua pihak agar mendukung usaha yang telah dirintis Koperasi Perikanan Santo Alvin Pratama ini. “Kehadiran investor ini setidaknya telah menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat kita dan juga dapat memberikan kesejahteraan bagi nelayan kita di Malut,” ujarnya.
Karena itu, Wagub menghimbau semua jajaran yang mempunyai hubungan kerja dengan Koperasi Perikanan Santo Alvin Pratama agar ikut memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan Koperasi. “Jangan mempersulit, terutama dalam hal izin, baik itu izin usaha maupun izin lainnya, seperti izin ekspor, izin karantina dan lainnya. Namun semuanya harus dilakukan melalui prosedur yang berlaku,” tegas Wagub.
Turut memberikan sambutan Kepala BI Perwakilan Maluku Utara Dwi Tugas Waluyanto mengatakan, produk-produk perikanan dan produk lainnya dari Malut sudah lama telah diekspor ke luar negeri. Namun kata Dwi, ekspor yang dilakukannya itu tercatat di provinsi lain atau di provinsi tetangga. “Inilah yang menyebabkan bagi hasil dari ekspor tersebut dinikmati oleh daerah lain,” bebernya.
Untuk itu dirinya meminta dukungan dari pemerintah provinsi agar terus bersinergi, berkoordinasi dan berkolaborasi. “Sehingga kita bisa melakukan banyak hal,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bea Cukai Ternate, Musafak dalam sambutannya mengatakan, ini adalah wujud dari Pakta Parada yang telah ditandatangani pada 20 Maret 2019. Menurutnya, sejak Oktober 2017 telah ada lima perusahaan yang diselebrasi seperti ini. Hasilnya di tahun 2018 itu sebanyak 1,2 juta US dollar. “Dan alhamdulillah sampai dengan 30 Juni 2019 telah tercatat sudah terkumpul 2,3 juta US dollar. Hari ini, kita melakukan ekspor perdana dari Koperasi  Perikanan Santo Alvin Pratama sebanyak 500 kg ikan tuna segar sirip biru dengan tujuan negara Jepang,” tambahnya.(udy/hms/pn/jfr)

Share
Berita Terkait

Sultan Tidore Apresiasi Rizal Ramli

05/04/2018, 12:36 WIT

Tak Terima, Yaser Marah

10/10/2018, 11:34 WIT

Tuan Rumah KKN Kebangsaan

19/02/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan