Sabtu, 07 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Mangrove di Gebe Terancam Punah

Mangrove di Gebe Terancam Punah

Diposting pada 26/07/2019, 13:25 WIT
TERANCAM: Kondisi hutan mangrove di salah satu lokasi di Kecamatan Pulau Gebe Halmahera Tengah yang terancam punah.
TERANCAM: Kondisi hutan mangrove di salah satu lokasi di Kecamatan Pulau Gebe Halmahera Tengah yang terancam punah.

WEDA – Hutan mangrove di Pulau Fau Kecamatan Pulau Gebe terancam punah. Ini terjadi karena aktivitas sejumlah perusahaan tambang di Pulau Gebe. Sementara dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Halmahera Tengah, Pulau Gebe ditetapkan sebagai kawasan perikanan, pariwisata dan pertambangan.”Pertambangan masuk prioritas ketiga. Tetapi sekarang sektor tersebut dijadikan prioritas utama dalam pembangunan ekonomi,”kata Camat Pulau Gebe Sofyan Abd Gafur kepada Malut Post, Kamis (25/7).
    Fakta di lapangan terbalik, tambang justru diutamakan dibanding perikanan dan pariwisata. Padahal Pulau Gebe memiliki sumber daya perikanan yang cukup potensial untuk didorong.“Saya berharap kawasan perikanan dimasukkan dalam RTRW yang akan direvisi nantinya,”harapnya. Selain itu, Gebe juga memiliki potensi pariwisata yang perlu dipertimbangkan dalam RTRW. Potensi pariwisata yang perlu didorong adalah wisata mangrove di Kacepi, wisata pantai seperti pasir putih di Umera dan serta Talaga di Desa Umiyal. “Ini belum dikembangkan pemerintah daerah. Jadi dalam revisi RTRW ini saya minta untuk dimasukkan,”pintanya.(mpf/met)

Share
Berita Terkait

Panwascam Temukan Pemilih Ganda

05/04/2018, 12:34 WIT

18 Perusahaan Beroperasi di Halteng

28/03/2019, 12:18 WIT

WBN Siap Serap 15 Ribu Tenaga Lokal

31/08/2018, 12:40 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan