Minggu, 20 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / EKONOMI / Masyarakat Tidak Perlu Resah

Masyarakat Tidak Perlu Resah

Diposting pada 26/07/2019, 12:50 WIT
Gubernur Lakukan Kunjungan
Gubernur Lakukan Kunjungan

Gubernur: Pemerintah Bersama Kalian Semua

SAKETA- Gempa bumi berkekuatan 7,2 Magnitudo yang menimpa wilayah Halmahera Selatan, Ganebarat dan sekitarnya pada Minggu 14 Juli 2019, menyimpan duka yang mendalam.
Kerja sama Pemerintah Maluku Utara,  TNI/Polri, BNPB, Basarnas dan pihak swasta akhirnya mengambil langkah cepat dengan mendirikan posko dibeberapa titik. Hal itu untuk melakukan pendataan serta bantuan kemanusiaan dan  distribusi logistik berupa tenda, terpal, selimut, beras, air minum serta bahan makanan lainnya.
Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba pun langsung mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 393/KPTS/MU/2019 tertanggal 17 Juli 2019 tentang Situasi Taggap Darurat Pasca Gempa di Kabupaten Halmahera Selatan.

Alhamdulillah, dari hasil koordinasi Pemprov Malut dan pemerintah pusat,  Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Kepala BNPB Doni Monardo di dampingi Gubernur KH. Abdul Gani Kasuba Lc, Pangdam Patimura, Kapolda, Danrem 152/Babullah dan unsur forkopimda lainnya langsung turun kelapangan mengecek secara langsung keberadaan pengungsi dibeberapa lokasi yang terkena dampak gempa.

Gubernur Lakukan Kunjungan

Tidak hanya sampai disitu. Beberapa hari kemudian, Gubernur juga memboyong sejumlah OPD dan beberapa unsur Forkopimda  untuk kembali meninjau masyarakat yang berada di tenda pengungsian. Kali ini, Gubernur melakukan peninjauan ke  Desa Liaro, Piga Raja, Yomen, Pasipalele dan lainnya.

"Kedatangan saya ini, ingin memastikan dan melihat secara langsung kondisi pengungsi yang ada di tenda-tenda. Dan saya sampaikan, masyarakat tidak perlu resah, apa lagi takut. Pemerintah bersama kalian semua," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat, TNI/Polri, pihak swasta untuk turut serta membantu meringangkan beban masyarakat pasca gempa dan saat pemulihan. "Saya berterimakasih kepada seluruh komponen bangsa, TNI/Polri, BNPB, Basarnas, BUMN, Perusahaan swasta, tim relawan, organisasi/NGO, dan seluruh stackholders yang telah dengan sukarela membantu masyarakat kami di Halmahera Selatan yang terkena musibah gempa bumi ini," ungakapnya.

Pemprov Malut dan seluruh tim penanggulangan bencana memastikan bahwa semua titik pengungsian yang ada di Halsel telah tertangani dengan baik dan juga telah dilakukan pendistribusian logistik (bahan makanan) dan telah diterima oleh masyarakat korban gempa.

Sesuai data yang diperoleh dari posko utama (Kalumpang Ternate) pada tanggal 24 Juli 2019 tercatat sebanyak, 11 Kecamatan, 66 Desa yang mengalami dampak gempa tersebut, tercatat; 1). Kec. Gane Timur Tengah: Desa Tagea, Tabahidayah, Luim, Lelewi. 2). Kec. Kepulauan Joronga: Desa Yomen, Kurunga, Liboba Hijrah, Kukupang, Gonone, Pulau Gala, Tawabi.3). Kec. Gane Barat Utara: Desa Dolik, Suka Damai, Tokaka, Boso. 4). Kec. Bacan Barat: Desa Kusubibi. 5). Kec. Gane Barat: Desa Doro, Koititi, Cango, Saketa, Balitata, Oha, Papaceda, Lemo Lemo, Bumi Rahmat, Tabamasa. 6). Kec. Gane Timur Selatan: Desa Gaimu, Gane Luar, Kuwo, Ranga Ranga, Sawat. 7). Kec. Gane Barat Selatan: Desa Awis, Dowora, Gane Dalam, Jibubu, Pasipalele, Sekely, Tawa, Yamli.
Selanjutnya  8). Kec. Bacan Timur Selatan: Desa Wayaua, Silang, Liaro, Pigaraja, Wayakuba, Tabangame, Tabajaya. 9). Kec. Bacan Timur Tengah: Desa Wayatim, Tomara, Tutupa, Tabapoma, Bibinoi, Songa, Tawa. 10). Kec. Bacan Timur: Desa Babang, Sayoang, Nyonyofi, Sabatang, Goro goro, Sali Kecil, Tomlinga, Bori, Wayamiga, Kaireu. 11). Kec. Bacan: Desa Labuha, Amasing Kali, Indomut.

Juga diketahui, sebanyak 44.063 orang yang masih berada di pengungsian. 12 orang meninggal dunia, 34 orang luka berat, 95 orang luka ringan. Sementara rumah rusak: ringan 1.565 dan berat 1.211, sedangkan fasilitas umum yang rusak ringan 44 dan rusak berat 42.  (udy/adv/jfr)

Share
Berita Terkait

Tiket Mahal, Penumpang Pesawat Turun

16/04/2019, 12:33 WIT

Ultah ke-56, Taspen Cegah Stunting

12/04/2019, 08:58 WIT

Basuki: Jangan Ambil Kerang

18/04/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan