Rabu, 21 Agustus 2019

 Headline
MALUT POST / / Gubernur Apresiasi Relawan Kemanusiaan

Gubernur Apresiasi Relawan Kemanusiaan

Diposting pada 29/07/2019, 13:14 WIT
 BERI PENGHARGAAN: Gubernur Abdul Gani Kasuba saat memberikan piagam penghargaan secara simbolis kepada salah satu relawan usai pencabutan masa darurat Pemkab Halsel, Minggu (28/7) Humas Pemprov
BERI PENGHARGAAN: Gubernur Abdul Gani Kasuba saat memberikan piagam penghargaan secara simbolis kepada salah satu relawan usai pencabutan masa darurat Pemkab Halsel, Minggu (28/7) Humas Pemprov

LABUHA - Massa tanggap darurat yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan (Halsel) resmi dicabut, kemarin (28/7). Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Ksuba yang hadir dalam pencabutan di Desa Saketa Kecamatan Gane Barat, Halsel tersebut, menyampaikan dan memberikan apresiasi kepada seluruh relawan yang selama ini sudah membantu korban dampak gempa.
    Gubernur Abdul Gani Kasuba dari Bandara Sultan Babullah Ternate ke Bandara Usman Sadik menggunakan Pesawat Jenis CN 295 dengan Tail Number-nya A-2907 serta Captain pilot Mayor Pnb Donny Eko Prayogo (Komandan Skadron Udara 2) Satuan Skadron Udara 2 Halim Perdana Kusuma yang dijemput langsung oleh Sekretaris Kabupaten Halmahera Selatan Helmi dan Kasubdit kompensasi dan pengembalian hak pengungsi BNPB Budhi Erwanto.
    Setelah itu, dari Labuha gubernur Malut dua periode ini bersama Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba langsung ke Desa Saketa Kecamatan Gane Barat dengan menggunakan Hely Doulphin BNPB. Di sela-sela kedatangan, Gubernur menyampaikan terima kasih dan dedikasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden RI Joko Widodo atas kepedulian dan bantuan terhadap korban gempa melalui Kementerian Sosial, dan juga kepada TNI/Polri serta BNPB yang sudah membantu menyediakan transportasi, baik pesawat, helikopter dan kapal untuk menyalurkan bantuan sampai ke desa-desa yang terkena dampak bencana.
    Pada kesempatan itu, Abdul Ghani Kasuba juga memberikan apresiasi kepada relawan-relawan yang selama ini telah membantu korban dampak gempa. Gubernur juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyalurkan bantuan kepada korban gempa melalui posko-posko bantuan yang ada di Ternate, Labuha, dan Saketa.
    Sementara itu, pada acara tersebut, Bupati Halsel Bahrain Kasuba dalam sambutannya mengaku sudah mengerahkan seluruh sumber daya untuk menyikapi secara cepat dan tepat terhadap korban dampak gempa.
"Gempa yang terjadi pada tanggal 14 juli 2019 ini, Pemerintah Kabupaten telah menetapkan masa tanggap darurat yang pertama dari tanggal 15 Juli sampai dengan tanggal 21 Juli, namun setelah dilakukan evaluasi pada fase pertama ternyata tanggap darurat masih banyak yang dilakukan demi memasok logistik dan bantuan lainnya bagi warga yang terdampak karena banyak akses transportasi. Mencermati kondisi tersebut kami melakukan perpanjangan Masa Tanggap darurat kedua dari tanggal 22 juli sampai dengan 28 juli 2019," jelasnya.

Menurutnya, fase tanggap darurat ini tentunya harus diakhiri. “Untuk selanjutnya kita masuk pada masa transisi darurat. Pada masa transisi tentunya berbagai sarana yang terdampak harus segera kita perbaiki,” ujarnya.
Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat kabupaten Halmahera Selatan, Bahrain menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada BNPB dan seluruh jajaran yang telah mengarahkan sumber-sumber dayanya, Menteri Sosial RI dan seluruh jajarannya, Pangdam XVI Patimura dan seluruh jajaran TNI yang dengan sigap membantu penanganan bencana sampai saat ini dan telah menyebarkan anggotanya ke wilayah-wilayah terdampak. “Juga terima kasih kepada Kapolda dan seluruh jajarannya yang telah menerjunkan anggota ke seluruh wilayah terdampak. Juga kepada Gubernur dan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada warga kami. juga kepada bupati/walikota yang juga memberikan perhatian dan bantuan kepada warga kami,” ucapnya.
Sementara itu, Danrem 152 Babullah Endro Satoto mengatakan masa tanggap darurat dari Halsel  berakhir hari ini. “Kami akan menyerahkan tanggung jawab kepada PEmkab Halsel, sementara untuk batas masa tanggap darurat untuk provinsi Malut akan berakhir pada tanggal 31 Juli 2019, dan anggota kita akan membantu membekap Pemerintah Provinsi dalam hal ini BPBD Malut a sampai selesai masa tanggap darurat untuk provinsi,” tandasnya.
Diketahui bahwa di sela-sela acara tersebut Gubernur secara simbolis juga memberikan piagam penghargaan kepada Relawan yang telah membantu di daerah yang terdampak Gempa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Bambang Hermawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Selatan Helmy, Forkompimda Kabubaten Halmahera Selatan, Kepala Dinas Perumahan Dan Pemukiman Provinsi Maluku Utara Santrani Abusama, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Safruddin Djuba.(udy/hms/adv/jfr)

Share
Berita Terkait

Lahir di Tengah Gempa

24/07/2019, 14:21 WIT

Mahasiswi Tewas Saat Memotret

06/03/2018, 12:01 WIT

Video Mesum Siswi SMP Tersebar

12/01/2019, 11:46 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan