Sabtu, 07 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Operasi Pekat 2019, Amankan Miras hingga Pasangan Tidak Resmi

Operasi Pekat 2019, Amankan Miras hingga Pasangan Tidak Resmi

Diposting pada 01/08/2019, 13:59 WIT
RAZIA: Polisi mengamankan miras saat melakukan operasi Pekat
RAZIA: Polisi mengamankan miras saat melakukan operasi Pekat

TOBELO - Polres Halmahera Utara (Halut) mengamankan Minuman Keras (Miras) hingga pasangan tidak resmi, dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) kieraha 2019. Operasi yang menyasar sejumlah  sasaran ini pun akan dilakukan dalam beberapa hari kedepan.
Dalam operasi sesuai amatan Malut Post, awalnya dimulai dari Toko Tondano di Desa Gamsungi, kemudian sejumlah titik lainnya, termasuk tempat hiburan malam seperti Radifira, Number One dan Bintang Jaya. Mereka, mengamankan Miras, pekerja tanpa identitas dan pasangan tidak resmi.
Untuk pasangan tidak resmi diantaranya Aris (22) dan Julita (20), serta Handri Lopes (29) dan Stani Rasai (27). Sedangkan pekerja tanpa identitas diantaranya Desi (23) dan Diana (20), keduanya merupakan karyawan di Bintang Jaya.
Sementara itu, untuk Miras misalnya, di Desa Gamsungi Kecamatan Tobelo, personil yang terlibat dalam operasi pekat melaksanakan penertiban maupun razia minuman keras jenis cap tikus dari tangan Leksi I Yesicka (52) dengan barang bukti yang diamankan yakni 15 kantong plastik.
Selanjutnya di Desa Gosoma Kecamatan Tobelo, personil juga mengamankan miras dari tangan Jana (67) dengan barang bukti yang diamankan yakni 2 galon 25 liter. Kemudian, di Desa Wosia Kecamatan Tobelo Tengah, miras juga diamankan dari tangan Yanti (32). Sebanyak 6 botol cap tikus, serta Marjoni Soaha (35) sebanyak 2 botol dan miras milik Helton S. Didide (30) diamankan 5 kantong plastik. Selain itu, Gerti Pornoe (38) di desa Gosoma juga diamankan 15 kantong cap tikus.
Kapolres Halut AKBP Yuyun Arief melalui Kasubag Humas Aiptu Hopni Saribu,  Rabu (31/7 kemarin, mengatakan, operasi dengan target-target yang disasar tersebut guna menjaga stabilitas Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Halmahera Utara.  "Intinya semua penyakit masyarakat kita akan razia. Ini selama dua belas hari kita lakukan," katanya.
Hopni berharap, agar tidak terlibat prostitusi atau melakukan hubungan seks berganti-ganti pasangan karena dapat menimbulkan penyakit HIV dan angka penyakit tersebut sudah sangat tinggi untuk wilayah Halmahera utara. (cr-04/yun)

Share
Berita Terkait

TKA Tiongkok Kuasai Malut

26/01/2019, 15:24 WIT

Oknum Anggota DPRD Halut Pesta Miras

06/02/2018, 15:55 WIT

Tutup Tambang Roko

07/02/2018, 13:57 WIT

Ketua KPU Halut Nyaris Dipukul Napi

18/04/2019, 13:16 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan