Senin, 19 Agustus 2019

 Headline
MALUT POST / / Pengungsi Tolak MCK Bantuan Pemkab

Pengungsi Tolak MCK Bantuan Pemkab

Diposting pada 06/08/2019, 14:10 WIT
 RUSAK: Salah satu MCK di desa Gane Luar kecamatan Gane Timur yang dibangun Pemkab asal-asalan sehingga rusak dan tidak digunakan warga.
RUSAK: Salah satu MCK di desa Gane Luar kecamatan Gane Timur yang dibangun Pemkab asal-asalan sehingga rusak dan tidak digunakan warga.

Asal-Asalan, Dinding MCK Gunakan Terpal

Editor :Fitrah A Kadir
Peliput :Samsir Hamajen

LABUHA-Komiten serta janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel untuk membantu para korban di wilayah gempa belum maksimal. Bagaimana tidak, dengan alokasi anggaran yang terbilang fantastis untuk pembangunan MCK di lokasi pengungsian nampaknya tidak sesuai harapan. Berdasarkan hasil pantauan, pembangunan MCK yang menjadi tanggungjawab seluruh SKPD terkesan asal-asalan. Buktinya, para pengungsi yang ada di di wilayah gempa menolak untuk menggunakan MCK bantuan Pemkab. Penolakan dari para korban gempa bukan tanpa alasan, sebab MCK yang dibangun memang tidak layak untuk digunakan. Itu dikarenakan MCK yang dirancang SKPD hanya dilapisi dengan terpal. Seperti yang terlihat di desa Gane Luar, kecamatan Gane Timur Selatan. Raud, salah satu korban gempa yang hingga kini masih di lokasi pengungsian mengaku, MCK yang dibangun SKPD hanya berdinding terpal diikuti balok kayu sebagai tiang penahan. “Kita di lokasi pengungsian sudah cukup menderita, jadi jangan menambah derita kami lagi,”keluh Raud disambut riuh sejumlah warga lainnya. Menanggapi ini, kepala dinas Perizinan dan Pelayanan  Terpadu Satu Pintu (PT2SP), Nasir Koda saat dikonfirmasi secara terpisah mengaku, pembangunan MCK di desa Gane Luar memang menjadi tanggungjawab dinas yang dipimpinnya. Bahkan diakui Nasir, ada sekitar 8 unit MCK di desa Gane Luar yang dibangun. “Ada 8 unit yang menjadi tanggungjawab kami tapi yang baru 6 unit yang baru selesai kami kerjakan. Sisanya belum, sebab materialnya habis,”akunya. Karena itu, untuk dua MCK baru akan dikerjakan pasca Idul Adha nanti. ‘Dua MCK yang sisanya kaan kita kerjakan pasca lebaran Idul Adha,”sambung Nasir tanpa menyebutkan jelas, total anggaran yang digunakan untuk pembangunan 8 unit MCK. Terpisah, bupati Bahrain Kasuba justru mengaku kalau saat ini alOkasi anggaran bantuan bagi para korban akan digunakan secara maksimal untuk mengatasi seluruh kebutuhan di lokasi pengungsian. Selain itu, Bahrain juga meminta bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusatmelalui Pemprov. Permintaan Bahrain disampaikan saat bertatap muka dengan gubernur Malut, KH. Abdul Gani Kasuba, kemarin. “Saya hanya menyampaikan komitmen untuk menggunakan semua anggaran yang nantinya dialokasikan terhadap para korban gempa,”tandas Bahrain.(sam/aji)

Share
Berita Terkait

Lahir di Tengah Gempa

24/07/2019, 14:21 WIT

Mahasiswi Tewas Saat Memotret

06/03/2018, 12:01 WIT

Video Mesum Siswi SMP Tersebar

12/01/2019, 11:46 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan