Senin, 19 Agustus 2019

 Headline
MALUT POST / / Pedagang Bandel di-Warning

Pedagang Bandel di-Warning

Diposting pada 07/08/2019, 13:54 WIT
WARNING: Bangunan Pasar Rakyat Gosolaha
WARNING: Bangunan Pasar Rakyat Gosolaha

TIDORE – Sebanyak 35 kios permanen yang berada di Pasar Rakyat Gosalaha hingga kini belum difungsikan. Ini karena pemilik 35 kios tersebut enggan menempatinya. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tikep mengancam akan menarik kios tersebut jika sampai batas waktu yang diberikan, belum juga ditempati.
Kepala Bidang Sarana Fasilitasi Distribusi Perdagangan (FSDP) Disperindag Tikep, Andi Kirana, menjelaskan bahwa sejak peresmian pasar pada 24 Juni lalu hingga 15 Juli, para pemilik kios permanen ini belum juga menempati kiosnya. Pihaknya kemudian memberikan teguran tertulis pertama kepada pemilik kios. Namun sampai pada evaluasi tiga minggu setelah pemberian teguran pertama itu pun juga belum ditempati. "Mereka tidak mengindahkan surat itu. Kita lalu buat pertemuan untuk evaluasi lagi," katanya saat ditemui kemarin (6/8).
Dikatakannya, dalam evaluasi tersebut, ternyata kios yang diperuntukan untuk bahan pokok mengalami persaingan yang sangat ketat. Akhirnya para pedagang ini merasa keberatan dan memilih enggan menempatinya. Peruntukan kios untuk bahan pokok ini, kata dia, sesuai dengan usulan awal pihaknya ke kementerian yakni pasar khusus bahan pangan. Sehingga itu belum bisa dirubah peruntukannya, apalagi disekat dan sebagainya. Karena pihak kementerian belum melakukan hibah. "Namun kita ambil konsekuensi saja, kita persilahkan pemilik kios ini untuk memfungsikan sebagai apa. Bisa sebagai gunting rambut, konter, untuk jualan kosmetik dan sebagainya ya silahkan. Sepanjang mereka ini murni pedagang yang telah terdata," terangnya.
Lanjutnya, hal ini kemudian disepakati bersama dan tenggat waktu yang diberikan sampai pada 20 Agustus. Jika nanti pada 20 Agustus belum juga ditempati, maka akam dilakukan penarikan kunci kios dan diberikan kepada orang lain. "Karena ini sudah tiga kali peringatan dan itu sudah disepakati bersama. Kita sudah kasih toleransi untuk jual diluar dari bahan pokok. Jika nanti kalau tidak ditempati, maka kita akan alihkan ke orang lain," tegasnya. (cr-03/lex)

 

Share
Berita Terkait

Sultan Tidore Apresiasi Rizal Ramli

05/04/2018, 12:36 WIT

Tak Terima, Yaser Marah

10/10/2018, 11:34 WIT

Tuan Rumah KKN Kebangsaan

19/02/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan