Senin, 09 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Pembangunan Talud di Tomalou Disoal

Pembangunan Talud di Tomalou Disoal

Diposting pada 09/08/2019, 14:24 WIT
PROYEK: Kondisi terkini talud penahan ombak di Kelurahan Tomalou.
PROYEK: Kondisi terkini talud penahan ombak di Kelurahan Tomalou.

TIDORE - Pembangunan talud penahan ombak di Kelurahan Tomalou, Tidore Selatan, tak sesuai perencanaan. Ini berdasarkan temuan dari DPRD setelah adanya laporan dari masyarakat setempat. Talud yang diabangun menggunakan anggaran APBD senilai Rp 800 juta ini dengan panjang 50 meter. Namun realisasinya, hanya 30 meter.
Ketua Komisi III DPRD Tikep, Ratna Namsa, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait pembangunan talud di Kelurahan Tomalou yang tak sesuai dengan perencanaan. Setelah dicek ke lapangan, ternyata benar tak sesuai dengan perencanaan. "Ada laporan masyarakat ke kita dan kita langsung turun cek, kita dapati talud yang dikerjakan itu hanya 30 meter. Padahal awalnya 50 meter lebih. Tapi ini sudah dijelaskan kepala dinas PUPR, nanti ditanyakan lagi," kata Ratna, Rabu (7/8).
Sementara itu Kepala Dinas PUPR Tikep, M. Ade Soleman, menjelaskan bahwa dalam setiap pengajuan usulan itu ada namanya nilai dan target pencapaian. Pada saat pelaksanaan, talud tersebut yang awalnya ditargetkan 50 meter, turun menjadi 30 meter. Ini karena dari dasar hingga lebar dan ketinggian permukaan memakan material 1000 kubik. "Dengan dana yang ada, terus angkutan jarak dan estimasi angkutan jarak dan sebagainya, jadinya 31 meter sekian itu," ujarnya.
Dikatakannya, pembangunan talud ini tidak bisa dibandingkan dengan sebelumnya. Pasalnya, talud ini dibangun dengan kedalaman yang cukup dalam, maka membutuhkan tumpuan material batu yang cukup banyak. Sehingga banyak anggaran yang terserap. "Saya juga sudah mewanti-wanti ke pihak rekanan maupun PPK, ketika membuat rekapan data adalah tanggung jawab mereka. Jadi nanti kalau ada masalah, saya katakan mereka semua masuk," tegasnya.
Sementara untuk tambahan 20 meter, kata Ade, pihaknya belum bisa menganggarkan di 2020. Karena masih banyak yang harus di prioritaskan. Dengan 31 meter talud yang telah dibangun itu, dirinya menganggap itu sudah cukup untuk sekadar menahan ombak. (cr-03/lex)

Share
Berita Terkait

Sultan Tidore Apresiasi Rizal Ramli

05/04/2018, 12:36 WIT

Tak Terima, Yaser Marah

10/10/2018, 11:34 WIT

Tuan Rumah KKN Kebangsaan

19/02/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan