Rabu, 21 Agustus 2019

 Headline
MALUT POST / / Ojek Tabrak Kucing, Guru SMA Tewas

Ojek Tabrak Kucing, Guru SMA Tewas

Diposting pada 12/08/2019, 14:21 WIT
TAK TERTOLONG: Korban Hilda Lidya Tasoora (42) sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong usai kecelakaan lalu lintas POLRES HALUT
TAK TERTOLONG: Korban Hilda Lidya Tasoora (42) sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong usai kecelakaan lalu lintas POLRES HALUT

TOBELO – Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan seekor kucing ikut merenggut nyawa guru SMA. Sang guru kehilangan nyawanya dalam perjalanan menuju sekolah. Sementara tukang ojek yang memboncengnya selamat tanpa luka apapun.
Peristiwa tersebut terjadi Jumat (9/8) kemarin saat Usman Haruna Toduho (54) yang berprofesi sebagai tukang ojek mengantarkan Hilda Lidya Tasoora (42). Siang itu sekira pukul 11, warga Wosia, Kecamatan Tobelo itu hendak ke sekolahnya di SMA Negeri 5 Halmahera Utara. Hilda berstatus sebagai guru honorer di sekolah yang terletak di Desa Tomahalu, Kecamatan Tobelo selatan tersebut.
Dalam perjalanan hari itu, saat tiba di Desa Pale, Tobelo Selatan, Honda Supra bernomor polisi DG 3533 NC tersebut menabrak seekor kucing yang menyeberangi jalan. Hewan tersebut mati, sementara Usman sempat kehilangan kendali atas kendaraannya. “Jadi setelah menabrak kucing, pengendara kehilangan kendali sepeda motornya dan oleng sehingga yang dibonceng atas nama Hilda terjatuh di atas aspal," ungkap Kapolres Halut AKBP Yuyun Arief melalui Kasubag Humas Aiptu Hopni Saribu.
Usman yang merupakan warga Gosoma, Tobelo itu langsung menghentikan kendaraannya dan turun membantu Hilda. Saat bersamaan, sebuah ambulans melintas dan Hilda langsung dimuat untuk dibawa ke RSUD Tobelo. Sayangnya, Hilda yang tak memakai helm mengalami luka parah di kepala sehingga nyawanya tak bisa diselamatkan. "Korban mengalami benturan dan luka di bagian belakang kepala dan meninggal dunia di RSUD Tobelo," tutur Hopni.
Hopni menambahkan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Supra warna hitam, satu lembar Sim C atas nama Usman Haruna Toduho dan satu lembar STNK DG 3533 NC atas nama yang sama. "Sementara sudah diproses oleh pihak Satlantas. Awalnya turun ke TKP setelah menerima laporan, kemudian mengambil identitas saksi serta lainnya," pungkas Hopni.(cr-04)

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan