Rabu, 21 Agustus 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / Mahasiswa HES dan HKI Pertanyakan Wisuda

Mahasiswa HES dan HKI Pertanyakan Wisuda

Diposting pada 13/08/2019, 13:26 WIT
KAMPUS IAIN
KAMPUS IAIN

Polemik Belum Tuntas, Rektor dan Direktur Masih Bungkam

TERNATE – Polemik dua program studi (Prodi) Pascasarjana  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate, yaitu
Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Hukum Ekonomi Syariah (HES) hingga kini belum tuntas.
Hal ini terungkap dari pengakuan mahasiswa yang mengaku belum ada kabar positif dari pihak kampus, terutama terkait dengan wisuda.
"Kami ada 23 orang, belum bisa lagi (wisuda). Ini sudah tahun kedua kami tidak jadi wisuda, setelah 2018 yang juga gagal,” aku salah satu mahasiswa Pascasarjana HKI angkatan 2016, Adam Basirun saat ditemui di kampus, Senin (12/8).
Menurutnya, pernah ada rapat bersama antara mahasiswa pascasarjana dengan pimpinan kampus terkait rencana wisuda. “Katanya akan diwisuda bulan ini tapi  belum bisa dipastikan apakah akan bersamaan dengan wisuda S1  bulan ini, tidak ada kejelasan,” tuturnya.
Sementara jika benar akan diwisuda, mahasiswa juga mempertanyakan akreditasi dan legalitas Prodi. “Apakah dua prodi ini sudah diakreditasi atau belum,” tambahnya. Sebab, akreditasi Prodi juga penting. “Jika wisuda, akan salah karena tidak ada akreditasi prodi otomatis akan ilegal. Tidak diwisuda juga salah, karena kami angkatan pertama yang sudah mestinya keluar dari sini," tandasnya.
Adam  mengaku akan membahas masalah ini dengan mahasiswa pascasarjana lainnya agar dibawa ke ranah hukum. Selain itu, Adam mengakui saat ini juga ada mahasiswa baru yang terus mendaftar di sana. Khususnya di dua prodi yang belum terakreditasi ini. Tapi, ia tak tahu jumlah pasti.
Sementara itu, Rektor IAIN, Samlan H Ahamad saat dikonfirmasi enggan memberikan komentar. "Belum ada komentar soal itu," ungkapnya langsung masuk ke dalam ruangan.  Reaksi yang sama juga disampaikan Direktur Pascasarjana IAIN, Khalid H Minabari. Ketika ditanyai perkembangan mahasiswa baru. Dirinya memberikan statement yang sama yakni belum ada komentar. "Saya belum bisa komentar soal itu, saat ini masih proses pendaftaran. Jadi belum bisa pastikan berapa jumlah mahasiswa yang mendaftar, akhir bulan ini baru bisa dipastikan jumlahnya," tutupnya. (tr-01/nty).

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan