Rabu, 21 Agustus 2019

 Headline
MALUT POST / HUKUM / Operasi Pekat Ungkap Kasus Narkoba

Operasi Pekat Ungkap Kasus Narkoba

Diposting pada 13/08/2019, 13:54 WIT
OPERASI: Kabid Humas Polda, AKBP Hendri Badar (kiri) memberikan keterangan terkait hasil operasi pekat.
OPERASI: Kabid Humas Polda, AKBP Hendri Badar (kiri) memberikan keterangan terkait hasil operasi pekat.

Ribuan Botol Miras Ikut Diamankan

Editor :Irman Saleh
Peliput :Hasbi Konoras

TERNATE - Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan dengan sandi Pekat Kie Raha I tahun 2019 yang digelar Polda Malut dan jajaran resmi ditutup. Operasi yang digelar sejak 30 Juli-10 Agustus 2019 tersebut menyasar peredaran minuman keras (miras), narkoba, judi dan praktik prostitusi serta pencurian.
“Operasi ini sudah ditutup pada 10 Agustus ,” kata Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendri Badar dalam konferensi pers kemarin (12/8).
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan operasi itu, pihaknya mengedepankan penegakan hukum yang didukung dengan kegiatan fungsi kepolisian lainnya, untuk menjamin ketertiban, kepastian dan perlindungan hukum bagi masyarakat dalam menciptakan serta memelihara situasi kamtibmas yang kondusif menjelang hari raya Idul Adha 1440 H dan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74 Tahun 2019 di wilayah Hukum Polda Maluku Utara.
Hendri menuturkan, ada 110 tempat yang ditelusuri dan 158 orang turut diamankan dalam pelaksanaan operasi tersebut. Sementara, barang bukti yang turut disita petugas dalam pelaksanaan operasi tersebut diantaranya, 3.424 kantong plastik captikus, 164 botol aqua sedang captikus, 30 botol aqua besar captikus, 829 liter captikus, 19 botol Bir Bintang, 38 kaleng Bir Bintang, 29 botol Bir Hitam, 4 botol aqua sedang ciu, 6 kantong plastik ciu, 70 liter ciu dan 3.070 liter saguer.
Selain minuman keras, beberapa kasus yang ditangani oleh Polda dan Polres Halmahera Utara yakni 2 kasus narkoba. Kasus-kasus lain yang turut ditangani diantaranya kasus perjudian yakni 1 kasus ditangani Polda, Polres Ternate 2 kasus, Polres Kepulauan Sula 1 kasus dan Polres Halut    1 kasus. Kasus prostitusi sebanyak 21 kasus yakni Polda Malut 8 kasus, Polres Ternate 2 kasus, Polres Kepulauan Sula 3 kasus, Polres Halut 2 kasus, Polres Halteng 4 kasus dan Polres Morotai 2 kasus. Kasus miras sebanyak 54 kasus yang ditangani Polda Malut sebanyak 7 kasus, Polres Ternate 5 kasus, Polres Kepulauan Sula 4 kasus, Polres Halut 7 kasus, Polres Halteng 9 kasus, Polres Morotai 5 kasus, Polres Haltim 8 Kasus dan Polres Halsel 9 kasus.
“158 orang ini dilakukan pendataan, di foto, tanda tangani surat pernyataan kemudian dilakukan pembinaan, sedangkan yang narkoba itu dilakukan proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (aby/lex)

Share
Berita Terkait

Pelaku Pembaptisan Massal Ditangkap

04/03/2019, 14:26 WIT

Player CV Ubay Jaya Ditahan

08/03/2018, 13:02 WIT

Dana Ratusan Miliar Menguap

09/03/2018, 12:54 WIT

Ayah Perkosa Anak Kandung

15/02/2018, 09:18 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan