Jumat, 15 November 2019

 Headline
MALUT POST / OLAHRAGA / Ambisi Tim Pemkot Menuju Nasional

Ambisi Tim Pemkot Menuju Nasional

Diposting pada 13/08/2019, 13:51 WIT
AMBISI: Pemain Pemkot Ternate mendengarkan arahan pelatih, Arizona Hamadi usai latihan di Stadion Gelora Kie Raha untuk persiapan Gala Karya
AMBISI: Pemain Pemkot Ternate mendengarkan arahan pelatih, Arizona Hamadi usai latihan di Stadion Gelora Kie Raha untuk persiapan Gala Karya

Didukung dengan Materi Pemain, Siap Juarai Gala Karya

Editor :Haiyun Umamit

TERNATE – Turnamen sepak bola memperebutkan Piala Gala Karya bakal dihelat 19 Agustus mendatang di Stadion Gelora Kie Raha. Ajang berjenjang ini akan diramaikan oleh tim-tim yang bermaterikan para karyawan di berbagai instansi, perusahaan maupun pemerintahan.
Tim Pemkot Ternate yang juga menjadi kontestan di ajang ini punya ambisi besar untuk tidak sekadar tampi menghibur publik sepak bola Kota Ternate, tetapi lebihnya Pemkot ini melanjutkan langkah hingga ke tingkat nasional.
“Kami berharap tim ini (Pemkot Ternate) bisa menjadi juara. Kami optimis bisa meraih posisi tersebut dan melangkah lebih jauh di tingkat nasional,” kata asisten manajer Pemkot Ternate, Rizal Marsaoly, kemarin.
Ya, tim yang dimanajeri Sekot Ternate Tauhud Suleman ini memang didukung dengan pemain-pemain berkualitas dan punya pengalaman yang cukup. Meski berstatus sebagai pegawai maupun karyawan di berbagai instansi di Kota Terante, tapi pemain-pemainnya memiliki talenta sebagai pemain masih terjaga. Menurut Rizal, pemain-pemain yang memperkuat tim Pemkot tersebut 75 persen adalah pegawai Disperkim. Sisanya berasal di beberapa instansi, yakni dari Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan dan Bencana Alam.
“Karena tim ini mengatasnamakan Pemkot Ternate, maka dibolehkan regulasi untuk mengambil pemain-pemain dari dinas lain asalkan di bawah Pemerintah Kota Ternate. Karena itu, pelatih menyaring beberapa pemain dari dinas lain. Tapi 75 persen adalah pegawai Disperkem, yang pernah bermain di beberapa turnamen di Kota Ternate,” ungkap Rizal.
Optimisme dan ambisi tim Pemkot untuk meraih juara di Gala Karya seri provinsi Malut tersebut memang beralasan. Ada sejumlah pemain yang memperkuat Pemkot tersebut punya segudang pengalaman bermain di turnamen lokal Maluku Utara. Sebut saja ada nama, Djali Ibrahim, Sud dan Apeng. Ketiga nama ini merupakan pemain aktif yang intens tampil di berbagai turnamen lokal.
“Mereka (pemain) ini rata-rata punya pengalaman. Jadi saya tentu optimis bisa meraih juara. Ambisi kami ini akan diupayakan untuk bisa diwujudkan nanti,” tegasnya.
Selain itu, menurut Rizal sesuai regulasi Gala Karya telah mengharuskan dua pemain marquee player. Dua pemain tersebut, pihak manajemen saat ini sudah berkomunikasi dengan dua mantan pemain profesional, yakni Fandi Mochtar dan Sahjuan Doa. Sesuai regulasi, yang dimaksud dengan marquee player adalah mantan pemain profesional yang sudah pensiun atau tidak aktif bermain lagi, dengan usia di bawah 40 tahun.
“Kita sudah berkomunikasi dengan dua pemain itu (Sahjuan dan Fandi). Untuk Fandi dipastikan besok sudah bergabung latihan,” sebutnya.
Di sisa waktu yang ada ini, pihak manajemen tentu menghimbau pada tim pelatih agar intens menggelar latihan pagi dan sore. Menurutnya, tim yang diarsiteki oleh Arizona Hamadi ini dinilai sudah cukup maksimal, setelah menjalani latihan selama kurang lebih 2 minggu terakhir ini. Efektifitas tim jelang perhelatan ajang tersebut pekan depan, tim Pemkot sudah berada di tahapan finishing. Mulai dari fisik pemain, kekompakan tim dan penyelesaian akhir akan menjadi fokus utama di sisa waktu kurang dari seminggu ini.
“Untuk pemain, sementara pelatih sudah pastikan 21 pemain. Kita butuh 25, jadi sementara akan ditambahkan oleh pelatih, tergantung pengamatan pelatih. Yang jelas, tim ini siap tampil dan siap meraih juara dan mewakili Malut di pentas nasional,” tutupnya. (yun)

 

Share
Berita Terkait

Sepak Bola Indonesia Harus Maju

18/04/2019, 10:49 WIT

Asprov Panggil 43 Pemain

13/02/2019, 13:21 WIT

Zamroni Dipanggil Perkuat PSPS Riau

07/03/2018, 13:12 WIT

E-Paper

Dahlan Iskan