Senin, 19 Agustus 2019

 Headline
MALUT POST / AKADEMIKA / Dua Sejarawan Jadi Narasumber Seminar Nasional Baabullah

Dua Sejarawan Jadi Narasumber Seminar Nasional Baabullah

Diposting pada 14/08/2019, 13:33 WIT
DISKUSI: FGD Tentang Baabullah Pahlawan Nasional oleh TP2GD, Maret 2019 KARAMAT FOR MALUT POST
DISKUSI: FGD Tentang Baabullah Pahlawan Nasional oleh TP2GD, Maret 2019 KARAMAT FOR MALUT POST

TERNATE - Seminar Baabullah Pahlawan Nasional yang digagas oleh Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah, Kota Ternate akan digelar besok (15/8), Pendopo Kesultanan Ternate. Narasumber yang terdiri dari sejarawan nasional, sejarawan daerah, dan satu dari perwakilan Kementerian Sosial telah menyiapkan makalah untuk diseminarkan di hadapan 129 peserta.
Tiga narasumber Seminar Nasional, Baabullah Pahlawan Nasional yakni Sejarawan Universitas Indonesia Susanto Zuhdi, Sejarawan Universitas Khairun Ternate Irfan Ahmad, dan Kasubdit Gelar Kepahlawanan dan Gelar Keluarga Kementerian Sosial, Afni. “Prof Susanto Zuhdi menyiapkan empat lembar makalah, sementara Irfan Ahmad menyiapkan delapan lembar makalah. Dan Afni juga telah membuat enam lembar makalah untuk seminar kamis besok,” ucap M Ronny Saleh, Anggota Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD), kepada awak media, Selasa (13/8).
Ronny mengatakan, makalah seminar dari ketiga narasumber akan dibagi kepada 129 peserta. Dua sejarawan akan mempresentasikan makalah tentang kepahlawanan Sultan Baabullah. Sementara itu, perwakilan Kemensos diundang untuk memaparkan mekanisme dan prosedur pengusulan pahlawan nasional. “Jelasnya seminar nanti menjadi rujukan penting, untuk memperkuat pembuatan naskah akademik karena TP2GD juga akan menyelenggarakan seminar kedua di Jakarta. Maka itulah kami mengundang pihak Kemensos untuk memperkuat kesiapan sebelum diseminarkan dan diusulkan ke Jakarta,” kata Ronny.
Ronny yang juga selaku Presidium Keluarga Malamo Ternate (KARAMAT), berharap agar semua pihak turut mendukung penyelenggaraan seminar Kamis, besok.
Sementara itu, terkait materi seminar, Irfan Ahmad bilang, akan memaparkan spirit perjuangan Baabullah selaku tokoh diplomasi ulung di zamannya. “Spirit perjuangan ini yang harus dikuatkan dalam naskah akademik,” ucap Irfan.(kai)

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan