Sabtu, 21 September 2019

 Headline
MALUT POST / NASIONAL / Rektor Asing Bakal Diimpor Dari Negara Kawasan Asia

Rektor Asing Bakal Diimpor Dari Negara Kawasan Asia

Diposting pada 15/08/2019, 13:27 WIT
MOELDOKO  (Dok. JawaPos.com)
MOELDOKO (Dok. JawaPos.com)

JAKARTA – Pemerintah bersikukuh dengan rencana ‘impor’ rektor asing pada perguruan tinggi di Indonesia. Bahkan untuk permulaan awal, mereka akan menguji coba di perguruan tinggi swasta (PTS) terlebih dahulu. Wacana itu pun telah membuat sejumlah perguruan tinggi di sejumlah daerah resah.
Kepada awak media, Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyatakan, tujuan utama mendatangkan rektor asing ke perguruan tinggi Indonesia tak lain untuk membangun daya kompetisi kampus Indonesia secara global. Sebab saat ini, Indonesia masih jauh tertinggal dari negara lain.
“Kompetisi semakin luar biasa di lingkungan global. Upaya menghadirkan rektor asing supaya membangun kompetisi global. Tidak ada tujuan lain,” kata Moeldoko saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (14/8).
Di sisi lain, menurut Moeldoko, hadirnya rektor asing juga akan merangsang daya saing seluruh rektor lokal di perguruan tinggi Indonesia. Apakah berkinerja jauh lebih baik dibandingkan rektor asing atau tidak. Yang jelas, kebijakan ini tidak ada hubungannya dengan rektor Indonesia yang disebut kurang kualifikasi.
“Jadi bukan itu masalahnya, (kebijakan) itu untuk membangun kompetisi saja,” terangnya.
Kendati begitu, Moeldoko mengaku belum mengetahui secara rinci negara mana yang akan menjadi target impor rektor asing untuk kampus-kampus Indonesia. Namun yang pasti, salah satunya akan dihadirkan dari negara Asia.
“Ada nanti dihadirkan dari kawasan Asia, nanti negaranya akan disampaikan,” bebernya.
Seperti diberitakan sebelumnya, wacana untuk mendatangkan rektor asing membuat sejumlah perguruan tinggi di Indonesia resah. Salah satunya Rektor Universitas Surabaya (Ubaya) Ir Benny Lianto.
Benny mengatakan, keberhasilan PT tidak hanya ditentukan oleh rektor. Namun, juga oleh sistem dan tim manajemen secara menyeluruh. ”Kalau hanya mengandalkan rektor asing, saya tidak begitu yakin itu berhasil,” katanya. (jawapos.com/jfr)

 

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan