Jumat, 06 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Jelang Pulang, Satu Jamaah Wafat

Jelang Pulang, Satu Jamaah Wafat

Diposting pada 21/08/2019, 14:29 WIT
DOA: Jenazah mendiang Nur Hasan (80) didoakan petugas haji. Foto lain, mendiang Nur Hasan semasa hidup TPHD MALUT FOR MALUT POST
DOA: Jenazah mendiang Nur Hasan (80) didoakan petugas haji. Foto lain, mendiang Nur Hasan semasa hidup TPHD MALUT FOR MALUT POST

Dua Kali Dirujuk, Mangkat di Sisi Anak

TIDORE – Inna lillahi wainna ilaihi rajiun. H-2 jelang kepulangan ke Tanah Air, kabar duka kembali menerpa jamaah haji Maluku Utara. Seorang jamaah asal Kota Tidore Kepulauan menghembuskan napas terakhir saat dirawat di rumah sakit.
Jamaah bernama Hj. Nur Hasan (80) itu wafat di Al Noor Specialist Hospital Makkah, Selasa (20/8), pukul 12.00 Waktu Indonesia Timur atau pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Saat mangkat, mendiang Nur didampingi putrinya Hj Aminah Abdul Gani yang menunaikan ibadah haji bersamanya.
Naser Robo, menantu Nur, kepada Malut Post menuturkan, keluarga besar tidak mendapatkan firasat apapun sebelum mangkatnya sang mertua. Begitu pula saat wukuf di Arafah hingga tawaf, tak ada tanda-tanda apapun. Namun Naser sempat merasakan hal lain. “Kejadiannya sangat cepat. Pas malam Minggu (Sabtu siang WAS, red) mama sempat menelepon bilang buang-buang air dan dibawa ke klinik. Setelah satu jam kemudian dokter minta rujuk ke rumah sakir dan mama dirawat di sana," katanya saat ditemui di kediaman almarhumah di Kelurahan Soasio, Kecamatan Tidore, malam tadi.
Keesokan harinya, sambung Naser, dokter mengatakan jika ada perkembangan Nur sudah boleh pulang ke Tanah Air bersama jamaah lainnya pada Kamis (22/8) nanti. Namun jika kondisinya belum membaik, ia terpaksa harus menunggu hingga baikan. "Tapi kata dokter, nanti pulangnya bersama petugas. Dan itu harus buat keputusan, bersedia atau tidak. Mama bersedia saja yang penting sehat," lanjut Naser yang juga anggota DPRD Kota Tikep ini.
Pada Senin siang kemarin, dokter telah mengizinkan mendiang Nur untuk pulang. Kondisinya saat itu sudah membaik. Namun situasinya terbalik pada Selasa siang. Kondisi tubuh Nur yang tergabung dalam kelompok terbang 7 kembali menurun dan harus dirujuk kembali ke UGD. Tak berselang lama, ia dinyatakan meninggal dunia. “Saya memang punya firasat. Setelah wukuf itu saya sempat merasakan almarhum tidak akan lagi kembali. Karena setelah wukuf almarhum langsung sakit," ucapnya.
Hasan Gani, anak bungsu mendiang Nur mengatakan, sang ibu punya riwayat penyakit mag dan tekanan darah tinggi. Ia terakhir kali berkomunikasi dengan ibunya pada Senin malam. “Padahal mama sudah sempat membaik dan sudah dipindahkan dari UGD ke kamar. Habis itu drop lagi dan dibawa kembali ke UGD. Tak lama langsung meninggal," katanya dengan nada sedih.
Mendiang Nur meninggalkan enam orang anak. Selepas Zuhur kemarin ia langsung dimakamkan di Makkah.
Sementara itu, kloter 7 jamaah haji Malut dijadwalkan bertolak dari Jeddah pada Kamis dan tiba di Makassar Jumat (23/8). Mereka dijadwalkan tiba di Ternate pada Sabtu (24/8) pagi. Sedangkan kloter 8 dan 9 tiba di Ternate masing-masing berselang satu hari, kloter 8 pada Minggu (25/8) dan kloter 9 Senin (26/8).(cr-03/udy/kai)

 

Share
Berita Terkait

Sultan Tidore Apresiasi Rizal Ramli

05/04/2018, 12:36 WIT

Tak Terima, Yaser Marah

10/10/2018, 11:34 WIT

Tuan Rumah KKN Kebangsaan

19/02/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan