Jumat, 06 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / APBD Perubahan 2019 Disahkan

APBD Perubahan 2019 Disahkan

Diposting pada 21/08/2019, 14:11 WIT
PARIPURNA: Rapat paripurna pengesahan RAPBD Perubahan 2019 kemarin. ft sofyan/malut post
PARIPURNA: Rapat paripurna pengesahan RAPBD Perubahan 2019 kemarin. ft sofyan/malut post

PAD Dipatok Rp 71,2 miliar

Editor : Bukhari Kamaruddin
Peliput : Sofyan Togubu

DARUBA - RAPBD Perubahan Pulau Morotai 2019 diketok DPRD. Pengesahannya dilakukan dalam sidang paripurna, kemarin (20/8).
Ketua DPRD Fahri R. Hairudin  mengatakan, berdasarkan kesepakatan atas rancangan APBD Perubahan tahun anggaran 2019 antara TAPD dan Banggar DPRD, maka disepakati bahwa pendapatan daerah sebesar Rp 910.121.355.041,   terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 71.246.255.942, Dana perimbangan (transfer dari pusat) Rp 660.116.737.632, serta  lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 178.758.361.467.
Sedangkan,  untuk belanja daerah Rp 936.052.762.609, terdiri dari belanja tidak langsung Rp 348.708.082.789, dan belanja langsung Rp 587.344.679.824.99. Sementara surplus dan defisit Rp 25.931.407.568.. Untuk pengeluaran pembiayaan daerah dan pembiayaan neto daerah sebesar Rp 300.000.000  Sedangkan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan sebesar Rp 26.231.407.568.
Dia menuturkan berbagai kebutuhan penting telah dirancang oleh Pemerintah Daerah, untuk dilaksanakan dalam perubahan APBD 2019. Isinya kurang lebih memuat tentang upaya reformasi birokrasi, upaya peningkatan mutu pendidikan, peningkatan mutu kesehatan, peningkatan taraf hidup ekonomi masyarakat, peningkatan ketahanan pangan daerah, peningkatan infrastruktur yang merata mulai dari tingkat desa, peningkatan iklim investasi dan usaha yang berdaya saing sehat, upaya peningkatan energi listrik, dan pelestarian budaya daerah.
Sementara itu,  Wakil Bupati  Asrun Padoma,  memberikan apresiasi terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) karena dengan motivasi kerja keras telah memberikan distribusi PAD bagi daerah. Meskipun, sampai pertengahan Agustus, realisasinya baru 3 persen.  “Saya berharap kepada OPD penghasil PAD agar melakukan evaluasi sesuai dengan penetapan sumber-sumber pendapatan agar bisa meningkatkan PAD yang telah ditetapkan,” harapnya.  (tr-04/onk).

 

Share
Berita Terkait

Warga Antusias ke TPS

18/04/2019, 12:43 WIT

Oknum PNS Cabuli 3 Siswa SMP

24/02/2018, 09:57 WIT

Pembentukan Kodim Morotai Kian Dekat

26/09/2018, 09:10 WIT

Diduga Selingkuh, Guru Dianiaya

09/02/2018, 14:08 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan