Rabu, 11 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / NASIONAL / BUMN Buka 7.000-an Lowongan Kerja

BUMN Buka 7.000-an Lowongan Kerja

Diposting pada 26/08/2019, 15:15 WIT
Tes BUMN
Tes BUMN

JAKARTA - Badan usaha milik negara (BUMN) bakal kembali membuka seleksi program perekrutan bersama (PPB). Paling cepat rekrutmen bakal dibuka menjelang akhir tahun ini. Persiapan pun tengah dilakukan oleh tiap-tiap perusahaan negara. "Ya bisa dibilang begitu, bisa saja ya (sebelum akhir tahun). Kita kan bergerak terus ini sebenarnya," kata Direktur Eksekutif Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Sofyan Rohidi, Minggu (25/8).

Berdasarkan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun ini yang disampaikan Kementerian BUMN, perusahaan pelat merah secara total butuh 11 ribu karyawan baru. Sebanyak 3.310 karyawan telah direkrut melalui PPB gelombang pertama.

Bila dihitung masih ada 7.690 karyawan baru yang dibutuhkan. Namun mungkin angka riilnya sudah berubah karena masing-masing BUMN ada yang sudah melakukan rekrutmen menggunakan mekanisme lain. Tapi pada dasarnya kebutuhan BUMN belum mencapai target sehingga rekrutmen bersama akan kembali dibuka. "Sebenarnya gini, jadi kan kita ini belum mencapai target (jumlah karyawan baru yang dibutuhkan)," tambahnya dilansir dari DetikFinance.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sebelumnya mengungkapkan keinginannya agar BUMN bisa merekrut hingga 50 ribu pegawai baru dalam beberapa tahun ke depan. "Saya harap tahun-tahun ke depan kita sudah bisa rekrut 50 ribu, sehingga untuk melakukan itu BUMN-nya harus naik 10 kali lipat," kata dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (23/8).

Seperti umumnya rekrutmen kerja, ada persyaratan yang harus dilengkapi para pelamar. Sofyan Rohidi mengatakan, persyaratannya terdiri dari kelengkapan dokumen, yaitu KTP, Ijazah, termasuk Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). "Surat kelakuan baik dari kepolisian. Itu saja yang umum," kata dia.

Ada pula persyaratan minimal Indeks Prestasi (IPK) bagi calon pelamar, yaitu 2.75. "Syaratnya nggak jauh beda dengan yang kemarin ya, syaratnya biasa lah IPK 2.75 IPK minimalnya," sebut dia.
Adapula persyaratan usia yang harus dipenuhi yang dibedakan dari jenjang pendidikan terakhir si pelamar. Untuk lulusan S1 maksimal berusia 28 tahun, S2 33 tahun, sedangkan disabilitas hingga 45 tahun. "Usia itu kalau untuk S1 28 tahun, S2-nya 33 tahun. Kalau untuk disabilitas dibuka lebar sampai usia 45 tahun," tambahnya.

Sementara itu, hasil seleksi PBB BUMN gelombang pertama telah meluluskan 3.310 peserta. Akhir pekan kemarin, para peserta melaksanakan inaugurasi dan diberikan arahan langsung oleh Menteri BUMN. Inaugurasi diselenggarakan di halaman Kementerian BUMN, Jakarta Pusat. "Hari ini kita bisa rekrut total 3.310 putra putri terbaik bangsa untuk bergabung ke keluarga besar BUMN," kata Rini dalam sambutannya.

Peserta yang lulus terdiri dari kategori reguler sebanyak 2.937 orang, disabilitas 177 orang, kawasan Indonesia bagian timur 196 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.467 perempuan, dan 1.843 laki-laki.
Rini mengatakan, saat proses rekrutmen dibuka ada 1 juta orang yang melakukan registrasi, dan 500 ribu yang melaksanakan proses administrasi. Itu menunjukkan banyaknya orang yang berminat untuk bekerja di BUMN. "Yang teregistrasi 1 juta, yang melaksanakan administrasi 500 ribu. Tentu kita bangga bahwa yang ingin jadi karyawan BUMN banyak sekali," tambahnya.

Jumlah BUMN yang melakukan rekrutmen bersama adalah 99 perusahaan, di antaranya PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, hingga PT Jasa Marga (Persero) Tbk.(dtc/kai)

 

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan