Selasa, 17 September 2019

 Headline
MALUT POST / INTERNASIONAL / Klaim Lepas Tembakan karena Nyawa Terancam

Klaim Lepas Tembakan karena Nyawa Terancam

Diposting pada 27/08/2019, 13:09 WIT
Polisi Hong Kong mengklaim mereka terpaksa melepaskan tembakan peringatan dalam demonstrasi yang kembali ricuh pada Minggu (25/8) karena nyawanya terancam.
Polisi Hong Kong mengklaim mereka terpaksa melepaskan tembakan peringatan dalam demonstrasi yang kembali ricuh pada Minggu (25/8) karena nyawanya terancam.

HONG KONG- Kepolisian Hong Kong mengklaim bahwa mereka terpaksa melepaskan tembakan peringatan dalam demonstrasi yang kembali berakhir ricuh pada Minggu (25/8) karena nyawanya sudah terancam.

Asisten Kepala Kepolisian Hong Kong, Mak Chin-ho, mengatakan bahwa para personel yang menjaga aksi pada Minggu (25/8) mulai terdesak menjelang malam hari.

Saat itu, para demonstran mengepung polisi dari berbagai arah sambil membawa batu dan senjata lainnya.
Satu petugas kemudian jatuh akibat serangan para demonstran yang "sangat jelas ingin menghabisi nyawanya."


"Salah satu petugas lainnya lantas menembakkan tembakan peringatan ke udara," ujar Mak sebagaimana dikutip AFP.

Sementara polisi itu melepaskan tembakan, enam polisi lainnya mengangkat senjata mereka untuk bersiaga.
Ini merupakan kali pertama pihak kepolisian melepaskan tembakan peringatan sejak demonstrasi memanas pada dua bulan lalu.

Dalam demonstrasi tersebut, 21 petugas terluka. Sementara itu, puluhan pengunjuk rasa ditahan, termasuk seorang bocah berusia 12 tahun.

Mereka ditahan atas berbagai tuduhan, mulai dari berkumpul tanpa izin, kepemilikan senjata, hingga melukai polisi.(cnnindonesia/jfr)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan