Sabtu, 21 September 2019

 Headline
MALUT POST / / Warga Tonuo Blokir Jalan

Warga Tonuo Blokir Jalan

Diposting pada 30/08/2019, 14:27 WIT
PROTES: Warga Tonuo saat menggelar aksi blokir jalan, Kamis (29/8) kemarin
PROTES: Warga Tonuo saat menggelar aksi blokir jalan, Kamis (29/8) kemarin

TOBELO –Aliansi masyarakat desa Tonuo kecamatan Kao utara, Kamis (29/8) kemarin, menggelar aksi pemblokiran jalan,  arah menuju desa Warudu, Gulo dan Dowongimaiti. Ini dilakukan sebagai bentuk protes warga atas perekrutan karyawan di PT Emerald, desa Gulo. Demikian disampaikan Koordinator aksi, Djorsen Hady. Dikatakan  Djorsen, aksi yang dilakukan adalah bentuk protes atas  perekrutan tenaga kerja, yang masuk ke PT Emerald. Pihaknya menduga, proses perekrutan tenaga kerja lokal maupun non lokal di PT Emerald di dominasi keluarga Kepala Kesa (Kades) Gulo, Andatje Mangeteke.

"Aksi kami pada hari ini menanggapi terkait perekrutan tenaga kerja, dimana Pemerintah desa (Pemdes) Gulo, dalam hal ini Kades, diduga monopoli perekrutan tenaga kerja yang masuk ke PT Emerald, sehingga kebanyakan tenaga kerja yang masuk di dominasi keluarga kades,"koar Djorsen dalam orasinya. Dalam orasinya,dia menambahkan, perekrutan tenaga kerja lokal maupun non lokal oleh PT Emerald, semestinya memiliki rekomendasi dari tiga kepala desa lainnya, yakni desa Tonuo, Warudu, serta kepala desa Dowongimaiti. "Sebenarnya perekrutan setiap tenaga kerja lokal maupun non lokal yang masuk harus memiliki rekomendasi dari desa di lingkat perusahaan, bukan hanya dari Kades Gulo. Karena itu, kami menolak keras tenaga kerja yang masuk ke PT Emerald tanpa ada rekomendasi dari ke tiga kepala desa,"teriaknya. Menaggapi ini, Kades Gulo, Andatje Mangeteke saat dikonfirmasi membenarkan bahwa sesuai dengan kesepakatan antara perusahaan dan masyarakat, perekrutan tenaga kerja lebih di prioritas ke warga desa Gulo dan juga masyarakat di desa Tonuo, desa Warudu serta desa Dowongimaiti.

"Itu sesuai kesepakatan, tapi kalau mereka mengatakan dalam perekrutan tenaga kerja lebih dominasi keluarga saya, itu yang tidak benar, karena untuk tenaga kerja yang saya masukan itu kebanyakan orang-orang yang memiliki skill,"tandasnya.(cr-04/aji)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan