Selasa, 17 September 2019

 Headline
MALUT POST / INTERNASIONAL / Turki Lirik Pesawat Siluman Rusia

Turki Lirik Pesawat Siluman Rusia

Diposting pada 30/08/2019, 13:51 WIT
ILUSTRASI: Pesawat tempur Sukhoi Su-57.
ILUSTRASI: Pesawat tempur Sukhoi Su-57.

TURKI- Pemerintah Turki dilaporkan tengah berunding dengan Rusia untuk membahas kemungkinan membeli jet tempur siluman Sukhoi Su-57 dan Su-35. Hal itu dilakukan setelah gagal membeli jet tempur mutakhir F-35 dari Amerika Serikat.

Kepala Departemen Kerja Sama Teknis Militer Rusia, Dmitry Shugaev, mengatakan dia berencana membahas kontrak penjualan sistem pertahanan rudal S-400 yang telah dibeli Turki.
Ia juga menyebut pertemuan keduanya akan membahas "kemungkinan pengiriman Su-35 atau Su-57. "Minat yang besar telah terlihat tetapi masih terlalu dini untuk membicarakan negosiasi kontrak, belum ada pendaftaran, konsultasi masih harus dilakukan," kata Shugaev seperti dikutip Reuters, Kamis (29/8).

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, juga mengisyaratkan bahwa pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan tengah mencari alternatif jet tempur, setelah Washington menolak menjual F-35 ke Ankara. "Kami memerlukan jet tempur perang. Jika kita tidak bisa membeli F-35, kami akan mencari alternatif-alternatif baru," kata Cavusoglu di Tallinn, Estonia, seperti dikutip kantor berita Anadolu dan dilansir AFP.

Rencana Turki membeli Sukhoi ini muncul setelah AS membatalkan kontrak pembelian jet F-35 dengan Turki. Pembatalan itu dilakukan AS sebagai bentuk kekecewaan lantaran Turki tetap melanjutkan pembelian sistem rudal S-400 dari Rusia. (cnnindonesia/jfr)
KIRI
KOMENTAR
Rawan Disasar Rudal Tiongkok?
JAKARTA - Twit pendakwah Tengku Zulkarnain yang menyebut lokasi ibu kota baru RI rawan jadi sasaran empuk armada perang dan rudal Tiongkok memantik reaksi berbagai pihak. Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko pun ikut mengomentari twit dai pemilik akun @ustadtengkuzul di Twitter itu.

Moeldoko yang juga mantan Panglima TNI memastikan pemilihan lokasi ibu kota baru RI sudah memikirkan berbagai aspek termasuk pertahanan. "Saya sendiri memberi pandangan dari sisi pertahanan," ucap Moeldoko menanggapi kekhawatiran Tengku Zulkarnain.

Lulusan Akademi Militer (Akmil) yang meraih Adhi Makayasa dan Trisakti Wiratama itu menjelaskan, pemerintah sudah mempertimbangkan berbagai aspek dan perkembangan teknologi. Menurutnya, pemerintah juga sudah mempertimbangkan rudal jelajah dari negara lain."Kalau nanti dengan teknologi baru, rudal jelajah itu mau di mana saja bisa dilewati. Jadi menurut saya kajian ke arah sana sudah dipikirkan dengan baik," tegasnya.

Moeldoko menambahkan, sisi keamanan nasional lokasi ibu kota baru RI di Kaltim lebih baik ketimbang DKI Jakarta. Dia mencontohkan bila terjadi pertempuran kota, Jakarta jauh lebih sempit karena banyak gedung dan menyulitkan.

Sementara dari sisi lindung tembak, kata Moeldoko, Kalimantan cukup memadai karena masih memiliki hutan lebat yang bisa dimanfaatkan untuk pertempuran. Terlebih, katanya, TNI AD memiliki Kopassus yang dikenal jago dalam pertempuran di hutan. “Kopassus (kemampuan) perang hutannya sangat diakui. Makanya negara lain mau belajar dari Indonesia,” tutur mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu. (jpnn/jfr)

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan