Senin, 16 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Bawaslu Sesalkan Keterlibatan ASN dalam Deklarasi

Bawaslu Sesalkan Keterlibatan ASN dalam Deklarasi

Diposting pada 03/09/2019, 14:08 WIT
DEKLARASI: Camat oba selatan (ujung paling kiri) terlihat menghadiri deklarasi AMAN jilid II di Oba Selatan
DEKLARASI: Camat oba selatan (ujung paling kiri) terlihat menghadiri deklarasi AMAN jilid II di Oba Selatan

Muksin: Kita Akan Tindak Dengan UU ASN

Editor : Haiyun Umamit
Peliput : Mahfud Husen

TIDORE - Keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam deklarasi dukungan bakal calon petahana Wali Kota dan wakil Wali Kota Tidore Kepulauan periode 2020-2025 Capt. Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen disesalkan pihak Bawaslu. Pasalnya, Bawaslu menilai keterlibatan ASN dalam hajatan politik apapun bentuknya adalah melanggar etika ASN, sekalipun tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) belum berjalan. Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Malut, Muksin Amrin kepada Malut Post, kemarin (2/9).

Menurutnya, potensi pelanggaran seperti keterlibatan ASN dalam dukungan politik akan berlanjut sampai. Sehingga itu persoalan seperti ini tidak bisa dibiarkan. Padahal pihaknya telah mengingatkan agar potensi penggunaan fasilitas negara dan keterlibatan ASN harus dihindari calon petahana. "Meski saat ini tahapan secara resmi belum jalan. Untuk itu Bawaslu belum bisa melakukan penindakan hukum yang sifatnya pidana Pemilu, akan tetapi Bawaslu bisa memproses tindakan keterlibatan ASN maupun penggunaan fasilitas negara melalui UU ASN," ujarnya.

Dirinya menegaskan kepada petahana agar menghindari keterlibatan ASN maupun penggunaan fasilitas negara dalam urusan politik. "Jangan beranggapan bahwa tahapan belum berjalan kemudian semena-mena menggunakan fasilitas negara maupun melibatkan ASN, serta semena-mena menggunakan program yang menguntungkan dirinya. Jangan begitu," tandasnya. Lanjutnya, hal ini berpotensi ke depan bila terus-menerus terjadi, maka didiskualifikasi terhadap penggunaan program ini.

Silahkan, kata dia, ASN beranggapan tahapan Pilkada belum berjalan, namun Bawaslu tetap berpegang pada UU ASN dan Peraturan Menpan-RB. Karena, bagi Muksin, Pilkada itu dimulai dengan deklarasi. Dalam edaran itu dijelaskan bahwa apabila ASN menghadiri deklarasi, maka bagian dari pelanggaran etika. "Apalagi pakai atribut partai dan sebagainya, ini lebih miris. Kami sangat sayangkan ASN di Tikep yang pemikirannya seperti ini," tandasnya.

Sekadar diketahui, dalam beberapa deklarasi pasangan petahana Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen beberapa kali dihadiri sejumlah ASN. Pada deklarasi di Oba Selatan Jumat (29/8) malam lalu, juga turut dihadiri Camat Oba Selatan. (cr-03/yun)

Share
Berita Terkait

Sultan Tidore Apresiasi Rizal Ramli

05/04/2018, 12:36 WIT

Tak Terima, Yaser Marah

10/10/2018, 11:34 WIT

Tuan Rumah KKN Kebangsaan

19/02/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan