Jumat, 06 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Pelaku Penganiayaan Terancam 7 Tahun Penjara

Pelaku Penganiayaan Terancam 7 Tahun Penjara

Diposting pada 04/09/2019, 14:20 WIT
OTOPSI: Penyidik Reskrim Polres Tikep bersama dokter forensik Pusdokkes Mabes Polri melakukan otopsi terhadap mayat Jamaludin Fabanyo, kemarin
OTOPSI: Penyidik Reskrim Polres Tikep bersama dokter forensik Pusdokkes Mabes Polri melakukan otopsi terhadap mayat Jamaludin Fabanyo, kemarin

TIDORE - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tikep bersama dokter forensik dari Pusdokkes Mabes Polri melakukan otopsi terhadap mayat Jamaludin Fabanyo (50), korban penganiayaan yang terjadi pada 11 Agustus lalu di Desa Maidi, Kecamatan Oba Selatan. Otopsi ini dilakukan guna menguatkan insiden penganiayaan yang dilakukan tersangka Zunaidi (35) yang juga warga Desa Maidi itu.

Tim dokter yang dipimpin Kombes Pol Dr. dr. Sumi Hastry Purwanti menjelaskan, hasil autopsi telah ditemukan tanda-tanda kekerasan dengan benda tumpul di kepala, yang menyebabkan korban meninggal dunia. Tanda tersebut bisa berupa pukulan tangan, juga kekerasan lain yang terbentur ke suatu tempat dan menyebabkan retak pada tulang tengkorak bagian belakangnya.

"Jadi bisa pukulan pelaku menjatuhkan korban. Setelah itu baru meninggal karena pendarahan di otak dan retaknya tulang tengkorak kepala itu," katanya saat ditemui di lokasi otopsi di kawasan pekuburan Kelurahan Soasio, Selasa (3/9) kemarin.

Menurutnya, otopsi itu tidak ditemukan kekerasan lain di tubuh korban, selain di tengkorak kepalanya. Ini artinya pelaku hanya memukul korban tepat pada bagian kepalanya. Pukulan tersebut, kata Sumy, dilakukan tidak hanya sekali, namun berulang kali.

Sementara Kasat Reskrim Polres Tikep, AKP Dedy Yudanto, menceritakan kronologis kejadian tersebut terjadi pada sore hari, tepat lebaran Idul Adha. Bermula ketika korban dan pelaku memang sama-sama mabuk, hanya saja keduanya tidak minum pada suatu tempat. Saat itu korban dan pelaku entah kenapa terjadi cekcok dan adu mulut. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polres.

Pihaknya juga sudah memeriksa delapan saksi, dan setelah dilakukan otopsi ini akan segera dilengkapi berkas untuk tahap satu. Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia. "Ancaman sampai 7 tahun penjara," tegasnya. (cr-03/yun)

Share
Berita Terkait

Sultan Tidore Apresiasi Rizal Ramli

05/04/2018, 12:36 WIT

Tak Terima, Yaser Marah

10/10/2018, 11:34 WIT

Tuan Rumah KKN Kebangsaan

19/02/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan