Selasa, 17 September 2019

 Headline
MALUT POST / EKONOMI / Harga Minyak Curah Naik

Harga Minyak Curah Naik

Diposting pada 05/09/2019, 13:52 WIT
BERLIMPAH: Pasokan kentang dan sayuran lainnya banyak sehingga harganya turun. ft putri/malut post
BERLIMPAH: Pasokan kentang dan sayuran lainnya banyak sehingga harganya turun. ft putri/malut post

Pasokan Wortel dan Kentang Melonjak

Peliput: Putri Citra Abidin
Editor: Bukhari Kamaruddin

TERNATE - Krisis pasokan minyak goreng curah menyebabkan harganya naik. Ini sesuai amatan Malut Post di Pasar Higienis Bahari Berkesan, kemarin (4/9).
“Naiknya Rp 10 ribu,” kata Ulu, pedagang. Dia menuturkan minyak goreng curah merek Argo, sebelumnya Rp 220 ribu per galon (ukuran 22 liter) naik menjadi Rp 230 ribu. Harga ecerannya juga naik dari Rp 13 ribu menjadi Rp 14 ribu per kilogram. “Saya pesan 100 galon, semuanya dipenuhi agen,” katanya.  

Sementara menurut sales agen bahan pokok (bapok) Hidup Baru, Merry, menuturkan setelah dua pekan minyak goreng curah kosong, akhirnya stok baru masuk pada Sabtu (31/8) pekan lalu dan Senin (2/9). Saat ini mereka sedang mengantarkan ke pemesan. “Masuknya 4.000 galon,” tuturnya. Dia mengaku harga minyak goreng curah merek Argo, mengalami kenaikan.  "Memang ada kenaikan harga," tuturnya.

Sementara itu harga sayuran dari Manado mengalami penurunan.  Mulai dari kol, kentang, wortel, daun bawang, sawi dan labu siam. Amatan Malut Post kemarin, penurunannya berkisar antara Rp 2.000 hingga Rp 5.000.

“Saat ini harga sayur kol Rp 10.000, kentang Rp 15.000 dan wortel Rp. 20.000 per kilogram," kata Man, pedagang. Harga sawi dan daun bawang turun Rp 2.000 menjadi  Rp 15.000 dan daun bawang Rp 35.000 per kilogram.

Pedagang lainnya Ulu, menuturkan  sebelumnya harga kol Rp 12.000 per kilogram, kentang Rp 17.000 per kilogram, begitu juga wortel Rp 17.000. Namun, kini kentang dan wortel menjadi Rp 15.000 per kilogram dan kol menjadi Rp 10.000 per kilogram. 

Sawi kini menjadi Rp  15.000 dan daun bawang Rp 35.000 per kilogram. Pedagang yang kerap disapa haji ini mengaku, harganya turun karena pasokan dari Manado berlimpah. “Saya ambil 100 koli, kalau pasokannnya sedikit hanya 50 koli. Per koli 50 hingga 60 kilogram,” pungkasnya. (mg-05/onk).

Share
Berita Terkait

Tiket Mahal, Penumpang Pesawat Turun

16/04/2019, 12:33 WIT

Ultah ke-56, Taspen Cegah Stunting

12/04/2019, 08:58 WIT

Basuki: Jangan Ambil Kerang

18/04/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan