Selasa, 17 September 2019

 Headline
MALUT POST / NASIONAL / PBB Tanggapi Rusuh di Papua

PBB Tanggapi Rusuh di Papua

Diposting pada 05/09/2019, 13:49 WIT
RUSUH di Jayapura.
RUSUH di Jayapura.

Komisioner HAM PBB Merasa Prihatin

Editor : Jufri Duwila

DUNIA- Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) akhirnya buka suara menanggapi kerusuhan di Papua yang telah berlangsung sejak pertengahan Agustus lalu.

Melalui pernyataan di situs resminya, Komisioner HAM PBB Michelle Bachelet mengungkapkan kekhawatirannya terhadap peningkatan kekerasan yang terjadi di Provinsi Papua, terutama kematian sejumlah warga dan pasukan keamanan selama demonstrasi berlangsung.

"Ini adalah bagian dari tren yang telah kami amati sejak Desember 2018 lalu dan kami telah mendiskusikan keprihatinan kami dengan pihak berwenang Indonesia. Seharusnya tidak ada tempat untuk kekerasan semacam itu di Indonesia sebagai negara demokratis dan beragam," kata Bachelet, Rabu (4/9).

"Saya mendorong pihak berwenang untuk berdialog dengan rakyat Papua dan Papua Barat mengenai aspirasi dan keprihatinan mereka," ujarnya menambahkan.

Bachelet juga menyinggung langkah pemerintah Indonesia yang membatasi akses komunikasi seperti layanan internet di Papua. "Pemblokiran akses internet kemungkinan bertentangan dengan asas kebebasan berekspresi," ujarnya. Ia menganggap pembatasan komunikasi dapat memperburuk ketegangan di Papua.

Selain itu, Bachelet juga mengapresiasi seruan yang dilontarkan Presiden Joko Widodo beserta sejumlah tokoh dan pejabat tinggi lain terkait rasisme dan diskriminasi terhadap warga Papua dan seruan untuk meredakan ketegangan

Ia menganggap rasisme dan diskriminasi merupakan masalah "serius dan telah lama terjadi" di wilayah paling timur Indonesia itu. "Saya juga mencatat bahwa beberapa penangkapan telah dilakukan dan beberapa pasukan keamanan telah diskors sehubungan dengan pengepungan terhadap sejumlah siswa Papua di Surabaya dan Malang,” tandasnya.  (cnnindonesia/jfr)

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan