Rabu, 11 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / AMAN: 11 Parpol Panik

AMAN: 11 Parpol Panik

Diposting pada 06/09/2019, 14:24 WIT
Capt. Ali Ibrahim & Muhammad Sinen
Capt. Ali Ibrahim & Muhammad Sinen

TIDORE – Bersatunya 11 partai politik untuk melawan pasangan calon petahana di Kota Tidore Kepulauan mendapat tanggapan Wali Kota Capt. Ali Ibrahim dan Wakil Wali Kota Muhammad Sinen. Dalam rilisnya kepada Malut Post, Kamis (5/9), pasangan berakronim AMAN ini mengaku sudah punya strategi untuk mengalahkan lawan-lawan politiknya. Jagoan PDI Perjuangan ini juga menyatakan bersatunya ke-11 parpol tersebut dilatarbelakangi kepanikan lantaran Ali dan Sinen kian banjir dukungan.

Ali Ibrahim menuturkan, berkumpulnya 11 pengurus parpol yang lantas mengumumkan akan melawan petahana adalah fenomena yang wajar. Hanya saja, pernyataan lawan politik mereka bahwa demokrasi di Tikep perlu diselamatkan merupakan hal yang tidak benar. “Karena faktanya di Tikep ini sangat demokratis. Tapi ada lawan itu lebih baik dan juga bagian dari demokrasi. Mengumpulkan kekuatan menghadapi kandidat kuat (memang) harus banyak buat opini demikian,” tutur Ali.

Sebagai calon petahana, kata Ali, AMAN sudah menyiapkan banyak strategi untuk menghadapi lawan politiknya. Tinggal bagaimana cara mainnya. “Asalkan secara sehat, tanpa ada politik fitnah memfitnah, melainkan politik santun dengan ide dan gagasan. Persoalan kesiapan 11 parpol menghadapi AMAN adalah hal biasa, sebab itu bukan tumbuh dari perkataan ribuan warga Kota Tidore Kepulauan. Jadi tidak berpengaruh dan opini mereka tidak akan mengubah pilihan rakyat kepada AMAN yang sudah nyata berbuat,” paparnya.

Ali mengapresiasi keyakinan dan optimisme ke-11 parpol tersebut. Namun dia mengingatkan, proses pemberian dukungan tidak sekadar berhenti pada konferensi pers yang dilakukan 11 partai itu. “Jika konstalasinya tidak berubah maka semuanya dikembalikan ke masyarkat Tidore, bukan ke-11 orang politisi itu,” ujarnya.

Fenomena banyak parpol memborong satu kandidat, sambungnya, bukan persoalan baru di Indonesia. Nyatanya, kata Ali, kemenangan selalu berpihak pada kedaulatan masyarakat dalam menentukan pilihan. “Siapa yang layak mereka pilih untuk memimpin ya sudah tentu pemimpin yang dekat dengan mereka dan punya karya nyata,” kata dia.  

Ali pun mengimbau semua pihak yang punya kepentingan dalam Pilwako Tikep untuk menjalankan misi kemenangan secara demokratis. Tak perlu menciptakan kondisi politik daerah yang terlihat rumit. “Faktanya proses penyelenggaraan pemerintahan dan DPRD berjalan baik, masyarakat hidup tenang, jangan dibuat seakan lagi kacau balau dengan krisis kinerja pemerintah dan DPRD sehingga masyarakat hidup sengsara,” cetusnya.

Wawali Muhammad Sinen menambahkan, langkah yang diambil 11 parpol tersebut hanyalah bentuk kepanikan mereka dalam merespons dinamika politik di Tikep. Pasalnya, dukungan masyarakat di setiap desa dan kelurahan untuk AMAN terus membanjir. “Mereka gabung jurus apa saja, masyarakat sudah punya pilihan. Sebagai pimpinan parpol, harus berpikir yang matang barulah melakukan pergerakan perlawanan. Jangan karena panik dengan kekuatan AMAN, pimpinan parpol tidak lagi berpikir dalam membuat suatu pergerakan politik. AMAN tetap santai, menang dan kalah sudah diatur. Manusia hanya bisa berusaha yang terbaik dengan langkah taktis,” jabar Ayah Erik, sapaan karibnya.

Meski demikian, Erik berdoa agar persatuan 11 parpol tersebut dapat menemukan kandidat yang cocok dihadapkan dengan AMAN. Ditakutkan, sambungnya, pergerakan parpol-parpol itu justru tidak menemukan figur yang mau bertarung lantaran sudah melihat peluang menang yang sangat kecil. “Belum lagi terjadinya perubahan konstalasi politik dimana bisa saja ada tiga atau empat dari 11 parpol itu memberikan dukungan ke pasangan AMAN,” ujar Ketua DPD PDIP ini.

Untuk itu, Erik mengimbau masyarakat Tikep tak terpengaruh dengan adanya opini-opini yang hanya akan menimbulkan polemik untuk memecah belah kesolidan membangun daerah. “Mari kita sama-sama mengikuti proses demokrasi secara sehat untuk menghasilkan pemimpin yang berkarya nyata. Yang aman-aman saja,” tandasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Hanura, Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerindra, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Perindo, dan Partai Bulan Bintang sudah menyatakan akan berkoalisi menghadapi AMAN dalam Pemilihan Wali Kota Tikep 2020 nanti.(cr-03/kai)

 

Share
Berita Terkait

Sultan Tidore Apresiasi Rizal Ramli

05/04/2018, 12:36 WIT

Tak Terima, Yaser Marah

10/10/2018, 11:34 WIT

Tuan Rumah KKN Kebangsaan

19/02/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan