Sabtu, 21 September 2019

 Headline
MALUT POST / / Inspektorat Didemo

Inspektorat Didemo

Diposting pada 06/09/2019, 14:15 WIT
AKSI: Aksi demo Aliansi Pemuda Peduli Desa Mamuya (PPDM) di depan kantor Inspektorat Kamis (5/9) kemarin.
AKSI: Aksi demo Aliansi Pemuda Peduli Desa Mamuya (PPDM) di depan kantor Inspektorat Kamis (5/9) kemarin.

TOBELO –Dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) masih sangat rentan terjadi di Halut. Seperti di desa Mamuya kecamatan Galela. Dugaan penyalahgunaan DD ini lantas mengundang reaksi warga desa Mamuya yang langsung menggelar aksi di depan kantor Inspektorat, Kamis (5/9) kemarin .

Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Desa Mamuya (PPDM) mendesak inspektorat agar segera mengaudit DD Mamuya yang diduga bermasalah. Demikian disampaikan Faisal Parsaja, selaku koorlap aksi dalam orasinya. "Sampai saat ini bukti-bukti yang kami kantongi telah dilaporkan ke Polres. Dan kedatangan kami kesini meminta agar dugaan ini segera di audit inspektorat,"koarnya.

Sementara itu, Guru Saman, orator lainnya mengaku dugaan penyalahgunaan DD dilakukan oleh mantan Kades. "Kami berjanji jika permasalahan ini tidak terselesaikan, akan terjadi pemboikotan besar -  besaran di desa Mamuya,"tegasnya mengancam. Menyikapi ini, kepala Inspektorat, Tonny Kappuw mengaku jika sebelumnya, pihaknya telah menggelar pertemuan bersama masyarakat desa dan sudah disampaikan kalau laporan dugaan ini segera dilaporkan ke Inspektorat. "Makanya tim kami belum bisa diturunkan ke Mamuya. Standar untuk menyelesaikan kasus ini selama 10 hari.

Kami juga meminta kepada tokoh masyarakat desa mamuya agar proaktif dalam kasus ini, supaya tim bisa bekerja dengan cepat,"harapnya. Selain dikantor bupati, massa juga menggelar aksi dan tuntutan yang sama ke kantor inspektorat dan Polres.(cr-04/aji)

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan