Selasa, 17 September 2019

 Headline
MALUT POST / / Golkar Kubu Samad Mulai “Menyerang”

Golkar Kubu Samad Mulai “Menyerang”

Diposting pada 07/09/2019, 12:12 WIT
Samad Moid
Samad Moid

JAILOLO – DPD II Partai Golkar Halmahera Barat (Halbar) kubu Samad Moid meminta Bupati Danny Missy memerintahkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Halbar memverifikasi keabsahan kepengurusan Partai Golkar kubu Ahmad Zakir Mando ke DPP. Hal ini berkaitan dengan pencairan dana hibah partai politik (parpol) yang akan dilakukan Pemkab Halbar.

    Permintaan ini disampaikan DPD II kubu Samad melalui surat nomor : 033/Golkar/HB/VIII/2019, tentang klarifikasi kedudukan hukum DPD II Golkar Halbar. Berdasarkan telaah yuridis, maka kedudukan hukum Samad Moid dan Robinson Missy sebagai Ketua dan Sekretaris DPD II Golkar Halbar adalah Surat Keputusan (SK) DPD I Golkar Malut Nomor : KEP.0018/DPD/Golkar-MU/III/2017, tentang pengesahaan komposisi dan personalia DPD II Golkar Halbar masa bakti 2016-2021.

       Selain itu, surat DPP Golkar Nomor : B.1973/Golkar/IX/2018, tentang kepengurusan DPD II Golkar dan putusan hasil koreksi Nomor: 014/PS.Reg.Koreksi/IX/2018 kepada Bawaslu Halbar terkait penetapan Calon Daftar Tetap (DCT) Partai Golkar.”Ada fakta hukum yang ditemukan bahwa Ahmad Zakir Mando pernah menjabat Ketua DPD II Golkar Halbar sesuai hasil musda 12 Juli 2017, namun DPP menyatakan tidak sah dan batal demi hukum, sesuai surat DPP Nomor : B. 1973/Golkar/IX/2018, tentang kepengurusan DPD II Golkar Halbar,”ungkap Ketua DPD II Golkar Halbar Samad Moid kepada wartawan, Jumat (6/9)

    Mantan Wakil Ketua DPRD Halbar ini menjelaskan dari hasil telaah yudisial juga ditemukan bahwa Ahmad Zakir Mando yang ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD sangat tidak logis dari aturan partai, karena Zakir Mando sendiri tidak tercatat sebagai pengurus di DPD I Golkar Malut. Selain itu, Marten Marau yang ditunjuk sebagai sekretaris juga cacat hukum, karena Marten sendiri tidak terdaftar dalam kedudukan jabatan atau pengurus di DPD II Golkar Halbar.”Karena itu, kami minta bupati tidak mengakui kepengurusan Golkar kubu Ahmad Zakir Mando, dan meminta Kesbangpol verifikasi kesbsahan DPD II Halbar ke DPP,”tandasnya.(din/met)

Share
Berita Terkait

Jokowi Menang Telak di Desa Danny

18/04/2019, 13:04 WIT

Sehari, Empat Tewas di Jalan

12/03/2018, 12:37 WIT

Danyonif RK 732/Banau Berganti

07/12/2018, 12:50 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan