Sabtu, 21 September 2019

 Headline
MALUT POST / / TNI Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas

TNI Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas

Diposting pada 10/09/2019, 10:40 WIT
EDUKASI: Satuan Tugas (Satgas) 734/SNS pos Kotis Tobelo saat menggelar penyuluhan tentang bahaya pergaulan bebas di SMA N 1 Halut, Sabtu (7/9) kemarin.
EDUKASI: Satuan Tugas (Satgas) 734/SNS pos Kotis Tobelo saat menggelar penyuluhan tentang bahaya pergaulan bebas di SMA N 1 Halut, Sabtu (7/9) kemarin.

TOBELO–Kenakalan remaja yang kerap melibatkan para pelajar menjadi perhatian serius personil TNI di Halut. Seperti yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) 734/SNS pos Kotis Tobelo. Meminimalisir keterlibatan pelajar terhadap negaruh miras hingga narkoba, pihak Satgas berinisiatif dan memberikan pembekelan terhadap pelajar yang ada di Halut. Demikian kegiatan yang digelar Satgas di SMA N 1, Sabtu (7/9) kemarin. Kegiatan dalam bentuk penyuluhan ini lebih difokuskan ke pengaruh bahaya miras dan narkoba yang kerap melibatkan para pelajar. Di hadapan para siswa dan siswi,
Sertu Elimelek Romelus Kudubun menekankan, pengaruh Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif lainnya (NAPZA) berbahaya bagi perkembangan otak dan kesehatan fisik dari para kaum muda yang merupakan generasi emas dalam meneruskan perjuangan bangsa Indonesia. "Apabila sudah hancur dengan narkoba, maka kedepan akan membuat hancur kehidupan kita semua, terutama remaja saat ini,"serunya. Menurutnya, pengaruh miras dan narkoba saat ini banyak melibatkan para remaja yang justru tidak disadari telah menjadi korban. Ini lanjut Serti Elimelek, dimulai dari rokok dan berlanjut ke minuman keras hingga sex bebas dan narkoba. "Kebiasaan-kebiasaan inilah yang harus dihindari agar terbebas dari jerat narkoba, miras hingga sex bebas yang tentunya akan menciptakan penyakit mematikan yaitu HIV dan aids,"tegasnya. Ditempat yang sama, senada ikut disampaikan Sertu Aji Wicaksono. Diakui Aji, perekonomian di wilayah Tobelo melalui aksi bercocok tanam adalah mata pencarian yang produktif bagi para petani. Olehnya itu, ia berharap agar generasi muda Halut harus dibekali cara bercocok tanam yang baik dan benar. “Mulai dari pemilihan tanah, karakteristik dari berbagai tanaman dan kapan mereka adakan pemupukan,”papar Aji. Hal ini, bertujuan untuk menghindari pengaruh pergaulan bebas para pemuda dari hal-hal yang negatif. "Ini bisa diterapkan setelah lulus dari SMA sederajat. Jadi para siswa dan siswi sudah memiliki bekal untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi atau langsung bekerja di sektor pertanian,"katanya. Sementara itu, Dansatgas 734/SNS, Letkol Inf Edwin Charles, mengaku, kenakalan remaja saat ini sudah menjadi satu paket dalam kehidupan sehari-hari, sehingga, penting dilakukan pembekalan dan edukasi agar generasi muda Halut terhindar dari arus pergaulan bebas yang akan merusak citra generasi.

"Sebelum hal itu terjadi, maka kami tekankan kepada kaum remaja agar menjadikan kehormatan sebagai dasar. Ini penting dalam menjaga kehormatan keluarga,"harapnya. Kegiatan yang digelar lantas mendapat apresiasi pihak SMA N 1. “Semoga ini akan menjadikan suatu media pembelajaran yang baik dan menjadi peringatan sehingga dapat dihindari,”tandas Edha, salah satu tenaga pendidik yang bertugas di bagian kesiswaan.(cr-04/aji)

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan