Selasa, 17 September 2019

 Headline
MALUT POST / / Hadiri Acara Parpol Pakai Mobil Dinas

Hadiri Acara Parpol Pakai Mobil Dinas

Diposting pada 10/09/2019, 13:32 WIT
MOBIL DINAS: Mobil dinas Sekkab Kepsul yang diparkir di kawasan acara ultah Partai Demokrat. Ft ikram/malut post
MOBIL DINAS: Mobil dinas Sekkab Kepsul yang diparkir di kawasan acara ultah Partai Demokrat. Ft ikram/malut post

SANANA - Sejumlah oknum pejabat Pemkab Kepulauan Sula (Kepsul) menggunakan mobil dinasnya saat menghadiri undangan Partai Demokrat di Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (8/9) malam pekan lalu.

Plt Sekda Umar Umabaihi juga datang menggunakan mobil plat merahnya. Bahkan dari informasi yang diterima wartawan koran ini, salah satu mobil kepala dinas digunakan sebagai mobil operasional yang menyiapkan beberapa kebutuhan kegiatan dalam HUT Partai Demokrat ke-18. Sejumlah pejabat selain sekkab yang hadir antara lain Kadis Sosial Rifai Masuku, Kadis Pendidikan Ishak Umamit, Inspektur Inspektorat Kamal Umasangadji, Kadishub Pati Buamona, Kadis Lingkungan Hidup Nuzul Buamona dan Kadis PMD Abdul Fataha Umasangadji.

Kedatangan pejabat menggunakan mobil dinas, disesali akademi STAI Babussalam Sula Syahrul Takim. Menurut Syahrul, penggunaan fasilitas pemerintah untuk kepentingan partai politik merupakan pelanggaran terhadap etika birokrasi dan etika publik. ”Apalagi bila benar ada keterlibatan ASN dalam kegiatan tersebut merupakan contoh buruk dari anjuran netralitas ASN,” kata Syahrul. Dia meminta Bawaslu turun tangan.

Ketua DPRD Kepsul Ismail Kharie mengaku, tidak mempersoalkan pejabat yang diundang dalam kegiatan partai selama tidak mengenakan atribut. Hanya saja ASN harus tetap menjaga etika.. ”Bagi saya ini ranahnya Bawaslu tapi dari etika birokrasi memang tidak bisa datang ke acara politik menggunakan mobil dinas,” ujar politikus Partai Golkar itu.

Terpisah,  Ketua Bawaslu Kepsul, Iwan Duwila, tidak terlalu mempermasalahkan pejabat yang hadir dalam HUT partai politik, jika diundang dalam kapasitas pribadi. ”Kalau (pejabat) datang di HUT partai tidak masalah,” katanya. Pejabat tersebut baru bisa diseret jika hadir dan ikut menggunakan atribut partai. ”Yang penting mereka tidak memakai atribut atau simbol partai,” pungkasnya. (ikh/onk)

 

Share
Berita Terkait

Tiga Pejabat Dicopot

22/02/2018, 11:59 WIT

Prabowo-Sandi Unggul di Lapas Sanana

18/04/2019, 12:56 WIT

Ayah Hamili Anak Kandung

28/11/2018, 12:32 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan