Selasa, 17 September 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / GPM dan Rorano Warning HIV/AIDS

GPM dan Rorano Warning HIV/AIDS

Diposting pada 11/09/2019, 13:30 WIT
KOMPAK:Foto bersama pengurus GPM bersama direktur LSM Rorano, Asgar Saleh dan para peserta usai penyuluhan bahaya HIV/AIDS, Selasa (10/9) kemarin di gereja Ayam.
KOMPAK:Foto bersama pengurus GPM bersama direktur LSM Rorano, Asgar Saleh dan para peserta usai penyuluhan bahaya HIV/AIDS, Selasa (10/9) kemarin di gereja Ayam.

Bahaya, Angka Penderita Mencapai 1.300 Jiwa

Editor : Fitrah A Kadir
Peliput : Muhatir S. Badaruddin

TERNATE- Virus HIV dan Aids adalah penyakit mematikan yang kini menjadi perhatian serius pihak Gereja Protestan Maluku (GPM). Melalui upaya sosialisasi, GPM se-Malut menggelar sosialisasi tentang bahaya HIV/AIDS. Hadir dalam kegiatan kemarin, LSM Rorano, KNPI, IMM dan HMI.

Sosialisasi yang berlangsung di gereja Ayam, Selasa (10/9) kemarin juga ikut  melibatkan pengurus GPM Sula, Obi dan Ternate. Demikian disampaikan Pdt. Ethje Atihuta, Kepala Biro (Kabiro) Pendidikan Kesehatan GPM. "Kegiatan sosialisasi yang dilakukan adalah bentuk dari upaya pencegahan serta penanggulangan HIV/AID yang semakin hari semakin bertambah jumlahnya,"aku Ethje. Selain sosialisasi, pihaknya juga ikut menggelar pelatihan terhadap para pendeta gereja di tiga wikayah, yakni Obi, Ternate dan Sula serta sejumlah organiasi kemahasiswaan.

"Ini bukan hanya menjadi tanggungjawab gereja, tetapi kita semua melalui upaya sosialisasi,"sambungnya. Karena itu, ia berharap agar kegiatan yang digelar, bisa dilanjutkan melalui upaya sosialisasi hingga ke lapisan masyarakat. "Bahaya virus HIV/AIDS ini penting untuk diketahui masyarakat,"harapnya. Di tempat yang sama, direktur LSM Rorano, Asgar Saleh yang bertindak sebagai pemateri  menambahkan, dalam hal ini, pihaknya bekerjasama dengan  GPM yang tersebar di Malut untuk mensosialisasikan bahaya HIV/AIDS. Disebutkan Asgar, hingga kini, angka penderita HIV/AID di Malut tercatat sebanyak 1.300 jiwa.

"Makanya, sosialisasi penting dilakukan intens, tentu dengan dukungan dari semua pihak untuk menekan angka penderita HIV/AID supaya tidak lagi bertambah dan menyebar luas,"harapnya, menutup.(mg-03/aji)

 

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan