Minggu, 20 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / EKONOMI / Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal

Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal

Diposting pada 13/09/2019, 14:23 WIT
PEMUSNAHAN: Rokok ilegal yang dimusnahkan kemarin. ft Hizbullah/malut post
PEMUSNAHAN: Rokok ilegal yang dimusnahkan kemarin. ft Hizbullah/malut post

Nilai Barang Mencapai Rp 248,6 Juta

Peliput: Suryani S. Tawari
Editor: Bukhari Kamaruddin

TERNATE-  Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Ternate,   memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) yang dianggap ilegal.

Barang yang dimusnahkan adalah 24.856 bungkus hasil tembakau jenis sigaret kretek mesin (SKM) atau setara dengan 497.120 batang rokok (24.856 x 20 batang), 17 botol liquid Vape dan 7 bungkus tembakau iris (TIS). ]

Pemusnahan berlangsung di  depan Kantor Bea cukai Ternate,  Kamis (12/9) kemarin.   Kepala Kanwil DJBC Maluku dan Maluku Utara (Malut) Finari Manan mengatakan, barang yang dimusnahkan telah ditetapkan sebagai barang yang menjadi milik negara  dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan c.q Ditjen Kekayaan Negara c.q KPKNL Ternate. 

“Perkiraan nilai barang mencapai Rp 248.610.000  dan potensi kerugian keuangan negara  Rp 184.430.400,” ucapnya.  


Rokok ilegal ini merupakan hasil operasi pasar yang  mereka lakukan di  Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Taliabu dan Sanana Kepulauan Sula. Saat operasi, Bea Cukai juga  melakukan edukasi kepada masyarakat terkait dengan rokok ilegal. “Rokok yang tidak punya cukai merupakan barang ilegal, yang merugikan masyarakat dan Negara,” tuturnya.


Dia juga menyampaikan terima kasih kepada semua penegak hukum lebih khususnya Korem 152 Babullah  dan Pangkalan TNI AL (Lanal) Ternate, atas sinergitas yang terjalin, sehingga dapat mengamankan barang kena cukai di Malut.

Kepala Bea Cukai Ternate, Musafak juga mengatakan apa yang mereka lakukan juga merupakan hasil sinergi dengan Kanwil Ditjen Bea Cukai  Di tahun 2017 masih disinyalir kurang lebih 6 persen peredaran rokok ilegal, dan di tahun 2018 kurang 3 persen yang jika dirupiahkan hampir Rp 1 triliun. Karena itu harapannya dengan adanya pemusnahan ini, dapat meredupkan penyebaran rokok ilegal di Malut.  (tr-02/onk).

Share
Berita Terkait

Tiket Mahal, Penumpang Pesawat Turun

16/04/2019, 12:33 WIT

Ultah ke-56, Taspen Cegah Stunting

12/04/2019, 08:58 WIT

Basuki: Jangan Ambil Kerang

18/04/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan