Minggu, 20 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / AKADEMIKA / Atur Strategi Perikanan dan Kelautan Malut

Atur Strategi Perikanan dan Kelautan Malut

Diposting pada 16/09/2019, 13:49 WIT
SARASEHAN: Suasana Sarasehan Perikanan dan Kelautan di Royal’s Room, akhir pekan lalu
SARASEHAN: Suasana Sarasehan Perikanan dan Kelautan di Royal’s Room, akhir pekan lalu

FPIK Bangun Kemitraan dengan Instansi Terkait

TERNATE – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unkhair Ternate, telah melakukan kerja sama dengan sejumlah instansi di Malut terkait dengan strategi pengelolaan perikanan dan kelautan di wilayah ini. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan MoU antara FPIK dengan sejumlah instansi yakni Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ternate, DKP Haltim, Global Sains Institute serta Polres Ternate dan TNI AL.
 
Dekan FPIK, M. Djanib Achmad, S.Pi, M.Sc menjelaskan penandatanganan kerja sama yang berlangsung pada acara  
Sarasehan Regional, dengan tema Strategi Pengelolaan Perikanan dan Kelautan untuk Kesejahteraan, di Royal’s room, akhir pekan lalu itu untuk meningkatkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Ini baru skema awal, nanti sepesifiknya ada di skema berikutnya,” katanya.  
Sementara terkait sarasehan/ diskusi yang dilaksanakan setelah penandatanganan naskah kerja sama tersebut, Djanib mengaku itu dilakukan untuk mengidentifikasi masalah yang nanti akan dilanjutkan dengan pembahasan isu strategis. 

“Hari ini kita temukan masalah yang tidak seragam dari kabupaten kota,” paparnya yang ditemui usai kegiatan. Padahal, dalam
penentuan program harus ada sinergitas, karena itu jika ada program provinsi, DKP di kabupaten/kota harus mendukung sebab tantangan  besar yang menjadi kebijakan pemerintah pusat harus di tangkap oleh seluruh stakeholder perikanan di Maluku Utara. Salah satunya terkait dengan RPJM  Maluku Utara dan Maluku 2020-2025 yang mengangkat tentang lumbung ikan. “Kalau hanya dikerjakan provinsi itu tidak mungkin, harus ada kabupaten/kota serta kampus, sehingga seluruh kebijakan bisa terbingkai oleh data," tambahnya.

Karena itu, dalam diskusi tersebut telah disepakati untuk jangka pendek kampus dalam hal ini FPIK bersama mitranya  akan menyelesaikan masalah, termasuk data  yang harus benar dan valid.
Sementara itu, Kadis DKP Malut,
Buyung Radjilun, mengapresiasi kerja sama tersebut karena dengan begitu program DPK akan lebih tepat sasaran sebab sudah diawali dengan kajian yang selama ini tidak dilakukan dan kini sudah melibatkan pihak kampus.

"Kita butuh peran kampus untuk membantu program-program pemerintah. Selama ini pemerintah buat program sendiri dan pemerintah juga yang menilai dan ini tidak objektif,” akunya. Karena itu dia berharap keterlibatan kampus ini bisa membantu dan mendorong pemerintah dalam  mengatur berbagai kebijakan termasuk dari sisi penganggaran.

Sekadar informasi, sarasehan tersebut dibuka Rektor Unkhair Ternate,  Prof. Dr Husen Alting, SH MH  dan dihadiri Sekretaris Kota (Sekkot) Ternate  M.Tauhid Soleman, serta  stakeholder lainnya. (mg-04/nty)  

 

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan