Minggu, 20 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / POLITIK / Nirwan dan Imam Kantongi Persetujuan AGK

Nirwan dan Imam Kantongi Persetujuan AGK

Diposting pada 18/09/2019, 15:08 WIT
Kantor Gubernur Provinsi Maluku Utara di Sofi fi
Kantor Gubernur Provinsi Maluku Utara di Sofi fi

Tiket Menuju Seleksi Calon Sekprov Malut

Peliput : Gunawan Tidore
BAMBANG Hermawan Editor : Jufri Duwila

SOFIFI - Dua pejabat yang juga bakal calon  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Utara (Malut) lebih dahulu mendapat persetujuan Gubernur Provinsi Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba (AGK). Mereka adalah Kepala Badan Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Malut, Nirwan MT Ali dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Malut, Imam Makhdy Hassan.
Informasi yang dihimpun koran ini, Imam Makhdy yang juga mantan Kadis ESMD Malut ini mendapat persetujuan dari Gubernur sejak 9 September 2019 lalu.

Dikonfirmasi ke Kabid Molutasi, Promosi dan Pengembangan Karir Aparatur BKD Malut, Iwan Baha membenarkan hal tersebut."Iya, hingga saat ini, baru dua orang itu (Nirwan dan Imam) yang mendapat persetujuan dari Gubernur,"kata Iwan di ruang kerjanya, kemarin (17/9).

Menurutnya, persetujuan Gubernur merupakan salah satu persyaratan yang harus dikantongi oleh setiap pejabat di lingkup Pemprov yang hendak maju sebagai calon Sekprov. "Gubernur, Bupati dan Wali Kota itu sebagai Pejabat Pembinaan Kepegawaian (PPK) di daerah. Jadi, khusus pejabat di lingkup Pemprov harus mendapatkan persetujuan dari Gubernur," ujarnya.

Kendati demikian, dua orang tersebut belum mendaftarkan diri alias belum kembalikan formulir pendaftaran. Menurut Iwan, hingga Selasa kemarin tercatat 22 orang telah mengambil formulir pendaftaran. "Sudah 22 orang yang ambil brosur dan formulir tapi belum ada yang mendaftar, termasuk Pak Sekda (Bambang Hermawan, red)," tutup Iwan. (cr-01/jfr)

 

Share
Berita Terkait

Jokowi-Ma’ruf di Atas Angin

18/04/2019, 14:36 WIT

SS DPR RI Diduga Disembunyikan

18/04/2019, 14:25 WIT

Pemprov Dapat 378 Formasi

10/09/2018, 12:49 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan