Minggu, 20 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / / Hibah KPU Terkatung-Katung

Hibah KPU Terkatung-Katung

Diposting pada 20/09/2019, 14:35 WIT
RAPAT:Suasana rapat antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Halut bersama komisioner KPU, Kamis (19/9) kemarin.
RAPAT:Suasana rapat antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Halut bersama komisioner KPU, Kamis (19/9) kemarin.

TOBELO –Tahapan pelaksanaan Pilkada  2020 di Halut bakal terkatung-katung. Bagaimana tidak, hingga saat ini besaran alokasi dana hibah untuk KPU dan Bawaslu belum juga bisa dipastikan, kendati pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sudah dilakukan selama dua hari belakangan.

Ini karena belum ada finalisasi dari DPRD. Seperti yang disampaikan ketua KPU, Muhammad Rizal, Kamis (19/9) kemarin.  "Sudah dua hari kita lakukan pembahasan dengan Pemkab, tapi masih ada pembahasan berikut dengan DPRD untuk finalisasi,"aku Rizal yang dicegat wartawan usai melakukan pembahasan bersama TAPD di kantor bupati, kemarin.

Meski pembahasan bersama TPAD dilakukan maraton namun pihaknya belum bisa memastikan jelas, besaran anggaran hibah yang telah disepakati bersama TPAD. Sebab lanjut dia, dalam pembahasan kemarin, pihaknya KPU baru sebatas memaparkan program dari setiap tahapan dalam yang nantinya dilakukan.

Tujuan dari pemaparan program yang disampaikan ke TPAD akan dikalkulasikan dengan jumlah anggaran yang nantinya disepakati. Karena itu, sambung Rizal, finalisasi pembahasan dana hibah bersama DPRD baru akan dilakukan usai deklarasi Pilkada Damai, dalam waktu dekat.

"Dalam minggu-minggu ini kita akan finalisasi bersama DPRD,”tambahnya.  Dia menambahkan, tahapan Pilkada akan dimulai Oktober mendatang. “Makanya penandatanganan Naskah
 Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sudah harus dilakukan Oktober mendatang,”pungkasnya.(cr-04/aji)

Share
Berita Terkait

TKA Tiongkok Kuasai Malut

26/01/2019, 15:24 WIT

Oknum Anggota DPRD Halut Pesta Miras

06/02/2018, 15:55 WIT

Tutup Tambang Roko

07/02/2018, 13:57 WIT

Ketua KPU Halut Nyaris Dipukul Napi

18/04/2019, 13:16 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan