Kamis, 17 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / EKONOMI / Ada Calo Antrean Mobil di Pelabuhan Ferry Rum

Ada Calo Antrean Mobil di Pelabuhan Ferry Rum

Diposting pada 24/09/2019, 14:08 WIT
ANTRE: Antrean mobil di Pelabuahn ferry Rum Tidore Sabtu pagi pekan lalu. Foto ini diambli saat kendaraan mulai naik ke kapal ferry
ANTRE: Antrean mobil di Pelabuahn ferry Rum Tidore Sabtu pagi pekan lalu. Foto ini diambli saat kendaraan mulai naik ke kapal ferry

Bantah Adanya Praktik Percaloan

Peliput: Suryani S. Tawari
Editor: Bukhari Kamaruddin

TIDORE - Praktik calo antrean mobil di Pelabuhan Ferry Rum Tidore ternyata sudah  ada sejak lama. Petugas di PT ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Rum diduga  mengetahui praktik tersebut, namun sengaja membiarkannya.

Koran ini sendiri melihat praktik tersebut pada Sabtu (21/9) pagi pekan lalu. Modus yang digunakan, biasanya para calo memarkirkan mobilnya satu malam sebelum keberangkatan ferry pertama pagi hari. Setelah mobil yang order calo datang, tinggal menggantinya. Untuk menyewa calon, tarifnya Rp 100 ribu.

Praktik ini sangat merugikan pengguna kapal ferry yang mau menyeberangkan mobilnya. Padahal ada yang sudah antre sejak pukul 05.00 subuh. “Saya bahkan salat subuh di masjid dekat pelabuhan ferry, namun tidak dapat trip pertama, harus tunggu jadwal ferry kedua,” aku salah satu mantan pejabat Pemkab Halmahera Tengah.  

Padahal ketika mobil masuk ke pelabuhan, petugas mencatat pelat nomor. Saat membeli tiket, petugas menanyakan pelat nomor mobil, jika kapasitas ferry sudah penuh tidak diberikan tiket, dan harus menunggu ferry kedua. Di satu sisi yang sudah memesan ke calo, saat membeli tiket tinggal bilang menggantikan mobil dengan plat nomor milik calo.

Anehnya, petugas langsung melayani. Sabtu pekan lalu, salah satu pemilik mobil dengan plat nomor depan N, parkir kurang lebih tiga mobil di belakang Malut Post. Beberapa saat kemudian,  dia masuk dan menggantikan mobil calo. Posisinya langsung berada di bagian paling depan alias nomor satu.
Seperti biasanya saat dikonfirmasi Malut Post, pihak ASDP membantah praktik tersebut.  

Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate, Marsadik,  bantah jika ada praktik calo antre mobil di pelabuhan ferry Rum. Menurut dia, jika memang ada praktik calo dan petugasnya terlibat atau ada petugas yang mengetahui persoalan itu tapi tidak bersikap, maka akan ditindak tegas karena merugikan masyarakat dan perusahaan.

Dia meminta kepada masyarakat jika menemukan ada praktik calo,  segera laporkan ke ASDP atau polisi yang bertugas di pelabuhan untuk ditindak, karena praktik calo ini ada tindakan hukumnya. “Saya bantah ada praktik calo di pelabuhan Rum, kalau ada buktikan foto, siapa orangnya agar saya tindak,” tegasnya.  ASDP sudah melakukan surat edaran terkait larangan calo di pelabuhan bahkan ada spanduk untuk menjaga agar jangan sampai ada yang melakukan praktik demikian. Dia juga menuturkan masyarakat yang terkena calo seharusnya melaporkan.

Tapi sistem percaloan itu terjadi karena masyarakat juga mendukung dan membiarkan praktik itu dilakukan. “Selama ini pelabuhan Rum tidak pernah terjadi antrean sehingga praktik calo tidak mungkin,” tuturnya.

Padahal sesuai penelusuran Malut Post dan wawancara dengan sejumlah pihak, mereka mengaku praktik ini biasanya terjadi saat pemberangkatan ferry pertama setiap Sabtu pagi, karena antrean mobil lebih banyak dibandingkan hari- lain.

Marsadik menambahkan, petugas ASDP di pelabuhan Rum hanya dua orang yaitu petugas supervisor dan petugas loket. Selebihnya orang-orang- yang mengatasnamakan ASDP. Petugas lama yang ada di pelabuhan Rum yang menggunakan seragam ASDP, bukan karyawan ASDP. Karena itu, pihaknya sementara melakukan pembenahan. 

  “Kami tidak pernah menjual antrean dan dari cabang sudah dengan tegas menyampaikan apabila ada petugas yang melakukan praktik calo atau membiarkan praktik calo terjadi, maka akan ditindak tegas,” pungkasnya. (tr-02/onk).

 

Share
Berita Terkait

Tiket Mahal, Penumpang Pesawat Turun

16/04/2019, 12:33 WIT

Ultah ke-56, Taspen Cegah Stunting

12/04/2019, 08:58 WIT

Basuki: Jangan Ambil Kerang

18/04/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan