Minggu, 20 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / AKADEMIKA / Merasa Diintervensi, IMM Palang Pintu Rektor

Merasa Diintervensi, IMM Palang Pintu Rektor

Diposting pada 25/09/2019, 14:10 WIT
BOIKOT: Dua mahasiswi yang tergabung dalam anggota IMM tengah memalang pintu ruangan Rektor UMMU, Saiful Deni
BOIKOT: Dua mahasiswi yang tergabung dalam anggota IMM tengah memalang pintu ruangan Rektor UMMU, Saiful Deni

Terkait Rencana Penggabungan DAD dan Baitul Arqam

TERNATE- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menggelar aksi Kampus UMMU, Selasa (24/9). Reaksi mahasiswa IMM terkait dengan penolakan rencana kampus menggabungkan Darul Arqam Dasar (DAD) dengan Baitul Arqam.

Sikap pimpinan kampus ini dinilai telah menyalahi aturan organisasi IMM, sebab diketahui DAD merupakan salah satu agenda wajib pengaderan IMM kategori tingkat pertama dan yang berhak hanya pimpinan komisariat bersama pimpinan cabang. Padahal, sebelumnya penolakan itu telah disampaikan tapi belum direspons bahkan saat kegiatan dilaksanakan, mahasiswa kerap mendapat ancaman dari oknum dosen.

Koordinator aksi, Amrul Amal di sela-sela aksi menjelaskan, aksi yang dilakukan dengan memalang pintu ruangan LPK3A yang dihuni Junaidi Ishak dan ruang Rektor, Saiful Deni sebagai bentuk perlawanan. "Pihak kampus sampai saat ini belum menanggapi tuntutan penolakan kami, Karena itu setiap kegiatan DAD, kami selalu diteror,"ujarnya.

Ditambahkannya, alasan kampus menggabungkan DAD dan Baitul Arqam adalah anggaran, padahal dua kegiatan yang harus dilakukan secara bertahap dan tidak bisa dilakukan bersamaan. Diakuinya, kegiatan DAD yang dilakukan secara mandiri tanpa sokongan anggaran dari kampus. “Jadi intervensi kampus ini telah mencederai dan menyalahi aturan organisasi IMM,” tandasnya.

Aksi tersebut tidak mendapat respons dari pihak kampus padalnya Rektor, Saiful Deni sedang berada di luar daerah. Wakil Rektor II, Andi Tamrin yang berada di kampus juga tidak menanggapi aksi tersebut dengan alasan, yang bisa menjawab tuntutan tersebut hanya rektor. Sekadar diketahui aksi ini sudah yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilakukan pada 18 September lalu. (tr-01/aji)

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan