Senin, 09 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / / Gubernur Letakkan Batu Pertama Masjid Al’Mukarramah

Gubernur Letakkan Batu Pertama Masjid Al’Mukarramah

Diposting pada 26/09/2019, 14:41 WIT
PELETAKAN BATU PERTAMA: Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba saat meletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Al’Mukarramah, Desa Bobawa, Kecamatan Malifut, Halut, Selasa (24/9) lalu
PELETAKAN BATU PERTAMA: Gubernur Malut Abdul Ghani Kasuba saat meletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Al’Mukarramah, Desa Bobawa, Kecamatan Malifut, Halut, Selasa (24/9) lalu

SOFIFI - Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani Kasuba menghadiri sekaligus resmi peletakan batu pertama pembangunan kembali masjid tua Al'Mukarramah Desa Bobawa, Kecamatan Malifut, Halmahera Utara (Hakut), Selasa (24/9).

Gubernur dan Bupati Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Frans Manery tiba di lokasi acara secara bersamaan. Tampak antusias warga menyambut kedatangan kedua pimpinan daerah tersebut. Tarian lala yang dibawakan siswa-siswi SD Malifut turut meramaikan penyambutan.

Setelah seluruh rombongan berada di tempat yang telah disediakan, acara seremoni pembukaan peletakan batu pertama dimulai, dan diawali dengan laporan ketua panitia  Pembangunan Masjid, Taher Hadad. Taher dalam laporannya menyebut masjid Al'Mukarramah dibangun pada tahun 1985, saat itu Alm. H. Abdul Muin Limatahu menjabat sebagai kepala desa Bobawa.

Diceritakan, melaui perjuangan yang besar, serta tekad yang kuat bahu-membahu melintasi sungai hingga pantai mengangkut material pembangunan masjid. "Ngofagita menjadi saksi atas bakti kami mengangkut pasir hingga dibawa ke tempat ini (lokasi masjid), dan kegiatan itu rutinitas terus kami laksanakan hingga masjid ini dapat dibangun," kata Taher mengisahkan.

Mengingat kondisi masjid yang semakin lapuk karena usia yang terlampau tua, maka panitia memutuskan melalui musyawarah untuk membongkar masjid tua dan dibangun kembali.
Jauh berbeda dengan tahun 1985, pembangunan masjid Al'Mukarramah tahun ini, mendapat anggaran dari Pemprov Malut melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) senilai Rp. 1.185.000.000. "Alhamdulillah Pemprov Malut mengakomodir proposal kami, yang dibangun langsung oleh jasa kontraktor. Terima kasih Pak Gubernur," ucapnya disambut tepuk tangan warga yang hadir.

Sementara, Gubernur Abdul Gani Kasuba dalam sambutannya mengajak kepada semua pihak agar bahu-membahu membangun rumah ibadah yang mulai dilakukan peletakan batu pertama ini.
Dia mengatakan, masjid dibangun untuk umat Islam melaksanakan salat, tidak hanya masyarakat setempat melainkan seluruh umat Islam bisa melaksanakan salat di masjid tersebut. "Masjid ini dibangun untuk salat, tidak ada niatan yang lain. Ka'bah dibangun, masjid Madinah dibangun untuk salat," katanya

Pada kesempatan itu juga, Gubernur dua periode ini mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Malifut, yang telah mendukung dirinya bersama Al Yasin Ali sehingga terpilih menjadi Gubernur dan Wagub periode 2019-2024. "Yang belum pilih saya juga terima kasih, sekarang kita sama-sama lanjutkan pembangunan masjid ini," tutupnya.

Usai sambutan, Gubernur dan Bupati Halut Frans Maneri menuju fondasi masjid dan dilangsungkan peletakan batu pertama.

Diketahui, hadir pada acara tersebut, Bupati Frans Maneri dan rombongan, Anggota DPRD Malut Sahril Taher, Kadis Perkim Malut Djafar Ismail, Karo BPBJ Saifuddin Djuba, Karo Kesra Dihir Bajo, Sekwan DPRD Provinsi Abubakar Abdullah.(cr-01/adv/jfr) 

Share
Berita Terkait

Sultan Tidore Apresiasi Rizal Ramli

05/04/2018, 12:36 WIT

Tak Terima, Yaser Marah

10/10/2018, 11:34 WIT

Tuan Rumah KKN Kebangsaan

19/02/2019, 09:25 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan