Jumat, 06 Desember 2019

 Headline
MALUT POST / OLAHRAGA / Sandro dan Metirina Target Emas

Sandro dan Metirina Target Emas

Diposting pada 26/09/2019, 14:26 WIT
SANDRO Nyong
SANDRO Nyong

Sudah Raih Empat Tiket, Sunan dan Rahul Absen di Final

Editor : Haiyun Umamit
Laporan : Alfandi Bambang

TERNATE - Kejuaraan Nasional Pra Kualifikasi PON (Pra PON) Cabang Olahraga (Cabor) Tinju tahap I wilayah timur dan tengah hari ini telah memasuki babak final. Event ini sebelumnya sudah dimulai sejak tanggal 20 September 2019 di Venue Tinju, Stadion Gelora Kie Raha Kota Ternate.

Di babak final ini Pertina Malut akan menampilkan 2 Petinju, yakni Sandro Nyong di kelas 49 kg dan Metirina Nenohai di kelas 45 kg. Sandro akan berhadapan dengan Falen Matia dari DKI Jakarta, sementara Metirina akan melawan Angelina Niis dari Nusa Tenggara Timur.

Sementara Sunan Agung Amoragam yang seharusnya juga tampil di babak ini dipastikan absen. Sunan mengalami cedera di babak semi final saat menang melawan Julius Limoli dari Provinsi Maluku. Di samping itu, Rahul Buamona pada jadwal pertandingannya kemarin (semi final) juga batal tanding karena unfit. Meski demikian, Sunan dan Rahul sudah dipastikan meraih juara tiga bersama dikelasnya masing-masing dan mendapatkan tiket PON.

Ketua umum Pertina Malut Jasman Abubakar mengatakan, Sandro dan Metirina diharapkan dapat tampil fight hari ini dan meraih medali emas. Jasman juga berharap agar keduanya melaju ke PON dengan status sebagai juara di kelasnya masing-masing.

"Kita sudah pasti dapat 4 tiket ke PON ya, tapi di babak final ini kita masih harus target medali emas. Kita juga seharusnya memiliki peluang untuk menampilkan 4 petinju di final, tapi karena Sunan dan Rahul cedera maka kita berkesimpulan bahwa lebih baik mereka berdua diistirahatkan," kata Jasman.

Secara keseluruhan Jasman Mengatakan, dirinya merasa bersyukur atas perolehan 4 tiket PON yang didapat oleh tim Pertina Malut. Jika dibandingkan dengan Pra PON tahun 2015 lalu yang hanya diikuti oleh 10 Provinsi seindonesia.

"Saya rasa cukup, karena kalau kita bandingkan dengan Pra PON musim lalu di Ambon yang hanya diikuti oleh 10 Provinsi kita bisa dapat 5 tiket. Sementara Pra PON kali ini diikuti oleh 22 Provinsi dan kita bisa loloskan 4, jadi saya rasa cukup," tuturnya.

Selain itu, Jasman juga membuka kemungkinan tentang diikutkannya kembali petinju-petinju Malut yang gagal meraih tiket pada Pra PON tahap I ini. Mereka (10 Petinju yang gagal) kemungkinan akan diikutkan kembali pada Pra PON tahap II di Bogar Jawa Barat. Hal ini dimaksudkan untuk menambah Petinju Malut untuk tampil di PON nanti.

"Kita masih punya kesempatan pada Pra PON kedua di Bogor. In Shaa Allah kalau misalnya masih tersedia anggaran, akan diikutkan kembali 10 petinju kita yang gagal di Pra PON tahap I ini," tandasnya. (mg-01/yun)

Share
Berita Terkait

Sepak Bola Indonesia Harus Maju

18/04/2019, 10:49 WIT

Asprov Panggil 43 Pemain

13/02/2019, 13:21 WIT

Zamroni Dipanggil Perkuat PSPS Riau

07/03/2018, 13:12 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan