Minggu, 20 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / FEATURE / Usung Tema “Hiri, Ternate ma Diri”

Usung Tema “Hiri, Ternate ma Diri”

Diposting pada 02/10/2019, 14:05 WIT
FESTIVAL: Masyarakat Hiri menjemput Wali Kota Burhan Abdurahman beserta Forkopimda di Jikomalamo menggunakan perahu layar, pada event Festival Hiri tahun lalu.(DOK. MALUTPOST)
FESTIVAL: Masyarakat Hiri menjemput Wali Kota Burhan Abdurahman beserta Forkopimda di Jikomalamo menggunakan perahu layar, pada event Festival Hiri tahun lalu.(DOK. MALUTPOST)

Festival Hiri Siap Helat

Festival Hiri adalah upaya pemuda Hiri untuk melestarikan budaya dan tradisi, serta ajang mempromosikan pesona alamnya.

Rusdi Abdurahman, Ternate

    Tahun ini, akan menjadi tahun ketiga pelaksana festival Hiri. Tahun ini panitia mengangkat tema “Hiri, Ternate ma Diri”. Dalam even ke tiga ini latar tradisi akan semakin dikuatkan.  
    Ketua panitia Festival Hiri, Sahroni Hirto mengatakan, tradisi yang akan diangkat dalam event kali ini adalah tradisi Jere Mangara yang hampir 20 tahun tidak lagi dilaksanakan. “ Kegiatannya rencana kita gelas pada 6-7 Oktober 2019," terangnya.

    Jere Mangara dalam bahasa Ternate adalah pintu makam yang dikeramatkan. Ritual ini diawali dengan pembacaan doa di Fala Soa (rumah tetua kampung), kemudian pada juguru dan imam kampung akan berkumpul dan melantunkan zikir dan doa untuk keselamatan kampung.

    Sebelum ritual Jere Mangara dilaksanakan, para tetua menunggu kehadiran Soa Mado (soa tertua) datang dengan membawa dada (nasi kuning yang dibuat seperti gunung) selanjutnya, Soa Mado dan Soa Togolobe mengeluarkan Soa Mahito dan dibawa ke depan Jere (makam yang dikeramatkan)." Struktur dan susunan telah diatur sebagaimana mestinya sehingga Soa Mado berhak berada di posisi meja ma dopolo (kepada meja) untuk memimpin ritual," jelas Sahroni yang juga Ketua KNPI Kota Ternate ini.

    Meski, pelaksanaan dilaksanakan di Soa Togolobe, lanjut Sahroni, Soa Mado tetap berhak berada di depan karena dari Soa Mado merupakan awal dari seluruh Soa dalam membagi teritori (wilayah).

    Dalam event ini juga akan dilaksanakan berbagai kegiatan para festival. Seperti penanaman mangrov, explore underwater, ekspedisi mari salampuge dan momorom." Untuk pembukaan, di awali sejumlah tarian kolosal seperti soya-soya, cakalele dan salai jin. Dalam event ini juga dicanangkan kelurahan tematik Hiri,” pungkasnya.(udy/rul)

 

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan