Kamis, 17 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / NASIONAL / Pengumuman Akhir Oktober, Tes CPNS Mulai 2020

Pengumuman Akhir Oktober, Tes CPNS Mulai 2020

Diposting pada 04/10/2019, 15:24 WIT
Ilustrasi  CPNS
Ilustrasi CPNS

JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mengeluarkan jadwal tahapan pelaksanaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. Lewat Surat Edaran (SE) bernomor B/1007/S.SM.01.00/2019 tanggal 1 Oktober 2019 diketahui jadwal pelaksanaan tes baru akan terlaksana Februari 2020 mendatang. Kemenpan-RB juga meminta pemerintah daerah dan pusat menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan tes.

Dalam Edaran yang ditandatangani Sekretaris Kemenpan-RB Dwi Wahyu Atmaji tersebut, terdapat sejumlah poin penjelasan terkait hasil rapat Kemenpan-RB bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Kepegawaian Negara, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemprov Jawa Timur 30 September lalu. Hasil rapat memutuskan, kementerian/lembaga dan pemerintah daerah diminta menyiapkan alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan tes CPNS, mulai dari seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD), seleksi kompetensi bidang (SKB), serta penyediaan infrastruktur pendukung tes seperti gedung, komputer, internet hingga genset. K/L dan pemda juga diminta berkoordinasi dengan Kemenkeu dan Kemendagri terkait anggaran pelaksanaan tes.

Sedangkan untuk tahapan pelaksanaan tes, Kemenpan-RB memutuskan pengumuman rekrutmen CPNS dilakukan minggu keempat bulan Oktober sampai November tahun ini. Lalu pendaftaran dilakukan November, pengumuman hasil seleksi administrasi Desember, serta masa sanggah dan pengumuman jadwal SKD pada Januari 2020.

Selanjutnya pelaksanaan SKD pada Februari 2020, pengumuman hasil SKD dan pelaksanaan SKB pada Maret. Integrasi nilai SKD dan SKB serta penetapan nomor induk pegawai (NIP) dan pengangkatan sebagai CPNS baru akan dilakukan April 2020. Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan mengemukakan, total formasi yang akan dibuka dalam rekrutmen kali ini seluruhnya mencapai 197.111. Rinciannya, untuk K/L sebanyak 37.854 formasi dan untuk daerah sebanyak 159.257 formasi. “Namun angka-angka tersebut masih dalam tahap finalisasi,” kata Ridwan di Jakarta, Kamis (3/10).

Mengenai belum pastinya jumlah formasi itu, Ridwan menjelaskan bahwa, pertama, formasi k/l harus disesuaikan dengan skema kabinet yang baru pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang. Kedua, terdapat beberapa proses dalam rekrutmen CPNS dengan jangka waktu tertentu yang telah ditetapkan dan tidak mungkin dipersingkat. “Proses ini antara lain meliputi masa pengumuman selama 15 hari kalender, penyampaian persyaratan pelamaran secara daring selama 10 hari kalender dan sebagainya sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS,” jelas Ridwan dilansir dari Kompas.com.

Ketiga, anggaran rekrutmen dan gaji CPNS 2019 pada sebagian K/L dan pemda kemungkinan telah dialihkan untuk kegiatan lain yang lebih prioritas serta harus selesai dipertanggungjawabkan pada pertengahan bulan Desember. Alhasil, jika proses seleksi dipaksakan selesai pada tahun ini akan menimbulkan konsekuensi anggaran yang rumit.

Keempat, sebanyak 541 K/L dan pemda yang akan membuka formasi CPNS tahun 2019 harus melaksanakan //training// dan //entry// formasi pada sistem daring yang baru. “Hal ini penting dilakukan untuk menghindari kesalahan input yang berakibat fatal bagi calon peserta sebagaimana terjadi di beberapa tempat pada proses rekrutmen CPNS tahun 2018,” kata Ridwan.

Kelima, pada akhir Desember beberapa wilayah di Indonesia Timur (Papua, Papua Barat, Maluku, Nusa Tenggara Timur) akan libur lebih lama untuk melaksanakan perayaan Natal, dengan demikian proses rekrutmen tidak akan berjalan optimal di tempat-tempat tersebut. Ridwan mengharapkan agar masyarakat yang tertarik melamar sebagai CPNS dapat memahami dan memperkirakan konsekuensi yang mungkin timbul saat pengumuman resmi rekrutmen disampaikan.

Masyarakat juga diimbau agar memantau informasi resmi mengenai rekrutmen CPNS tahun 2019 melalui kanal media sosial BKN, situs web www.bkn.go.id, dan situs web atau media sosial yang dikelola oleh Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah. Selain itu, Ridwan meminta masyarakat tidak mempercayai informasi hoaks seputar rekrutmen CPNS yang beredar selain sumber informasi resmi, serta tidak mempercayai oknum yang mengklaim dapat membantu dalam proses rekrutmen CPNS. "Rekrutmen CPNS dilakukan secara transparan dan akuntabel hanya melalui https://sscasn.bkn.go.id,” tegas Ridwan.(kmc/kai)

Share

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan