Minggu, 20 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / / Sebanyak 25 Unggas Dimusnahkan

Sebanyak 25 Unggas Dimusnahkan

Diposting pada 05/10/2019, 12:16 WIT
CAPTION:Suasana pemusnahan 25 ekor ayam jenis unggas oleh balai karantina Pertanian Kelas II Ternate Wilayah Kerja (Wilker) Tobelo, Jumat (4/10) kemarin.
CAPTION:Suasana pemusnahan 25 ekor ayam jenis unggas oleh balai karantina Pertanian Kelas II Ternate Wilayah Kerja (Wilker) Tobelo, Jumat (4/10) kemarin.

Halut Rawan Sarang Unggas

TOBELO – Sebanyak 25 ekor ayam jenis unggas dimusnahkan balai karantina Pertanian Kelas II Ternate Wilayah Kerja (Wilker) Tobelo, Jumat (4/10) kemarin. Total unggas yang dimusnahkan ini merupakan hasil penangkapan yang digagalkan saat operasi di atas KM Harapanku Mekar, tujuan Manado-Tobelo belum lama ini. Hadir dalam pemusnahan kemarin, pihak

KP3 Pelabuhan Tobelo, TNI, KUPP Tobelo, POM serta unit Buser Polres. Usai pemusnahan,

Kepala Balai karantina Pertanian, Haris mengatakan, unggas yang dimusnahkan adalah hasil penangkapan pihaknya bersama POM. Dimana, ayam unggas tersebut di pasok  dari Manado menuju ke pelabuhan Tobelo. "Kita amankan di Kamar 4 A. ABK kapal saat itu atas nama Yeheskial alias Nyong (Yogie),"kata Haris. Penangkapan yang dilakukan, kata Haris memang sudah menjadi target sejak lama setelah pihaknya menerima laporan masyarakat. Memang kata dia, wilayah Tobelo adalah pintu masuk ayam jenis ungga deasa  yang nantinya dijadikan sebagai obyek taruhan judi. "Makanya intelijen kami langsung dikerahkan ke lapangan.  Rata-rata ayam unggas ini tidak ada pemiliknya, terutama ayam Peru dan ayam Filipina,"terangnya. Dia juga menjelaskan, penangkapan serta pemusnahan yang dilakukan sesuai dengan perintah undang-undang nomor 16 tahun 1992 tentang karantina hewan dan tumbuhan. Kemudian Peraturan pemerintah (PP) nomor 82 tahun 2000 tentang karantina hewan serta turunan Peraturan Gubernur 9Pergub) nomor 17 tahun 2007 tenang pelarangan pemasukan unggas dewasa ke Malut. Olehnya itu, Haris menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak memelihara unggas untuk mengantisipasi merebaknya virus flu burung. “Ini penting sebab Malut sampai saat ini di nyatakan bebas dari flu burung.  Kita himbau kepada oknum-oknum pemilik unggas agar tidak lagi membawa masuk ke Malut,"imbaunya, tegas.(cr-04/aji)

Share
Berita Terkait

TKA Tiongkok Kuasai Malut

26/01/2019, 15:24 WIT

Oknum Anggota DPRD Halut Pesta Miras

06/02/2018, 15:55 WIT

Tutup Tambang Roko

07/02/2018, 13:57 WIT

Ketua KPU Halut Nyaris Dipukul Napi

18/04/2019, 13:16 WIT

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan