Kamis, 17 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / INTERNASIONAL / Ribuan Demonstran Kembali Turun ke Jalan

Ribuan Demonstran Kembali Turun ke Jalan

Diposting pada 05/10/2019, 13:19 WIT
TURUN KE JALAN: Demonstran antipemerintah turun ke jalanan Hong Kong (REUTERS/Jorge Silva)
TURUN KE JALAN: Demonstran antipemerintah turun ke jalanan Hong Kong (REUTERS/Jorge Silva)

HONG KONG - Ribuan demonstran Hong Kong kembali turun ke jalanan saat pemerintah siap menggunakan wewenang darurat untuk melarang penggunaan masker wajah saat unjuk rasa. Dalam aksinya, para demonstran kompak memakai masker untuk menutupi identitas mereka.

Seperti dilansir AFP, Jumat (4/10/2019), kerumunan demonstran yang kebanyakan para pekerja kantoran, turun ke jalanan saat jam makan siang. Aksi ini dilakukan saat pemerintah Hong Kong berniat menggunakan aturan hukum era kolonial dalam upaya mengakhiri rentetan unjuk rasa yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Laporan media menyebut pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, memutuskan untuk menggunakan Emergency Ordinance Regulations (ERO) untuk melarang penggunaan masker dan penutup wajah saat unjuk rasa. Diketahui bahwa demonstran Hong Kong memakai masker untuk menyembunyikan identitas mereka. Demonstran juga memakai helm pelindung, kacamata pelindung dan alat bantu pernapasan untuk melindungi diri dari gas air mata dan proyektil kepolisian.

Hong Kong - Ribuan demonstran Hong Kong kembali turun ke jalanan saat pemerintah siap menggunakan wewenang darurat untuk melarang penggunaan masker wajah saat unjuk rasa. Dalam aksinya, para demonstran kompak memakai masker untuk menutupi identitas mereka.

Seperti dilansir AFP, Jumat (4/10/2019), kerumunan demonstran yang kebanyakan para pekerja kantoran, turun ke jalanan saat jam makan siang. Aksi ini dilakukan saat pemerintah Hong Kong berniat menggunakan aturan hukum era kolonial dalam upaya mengakhiri rentetan unjuk rasa yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Laporan media menyebut pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, memutuskan untuk menggunakan Emergency Ordinance Regulations (ERO) untuk melarang penggunaan masker dan penutup wajah saat unjuk rasa. Diketahui bahwa demonstran Hong Kong memakai masker untuk menyembunyikan identitas mereka. Demonstran juga memakai helm pelindung, kacamata pelindung dan alat bantu pernapasan untuk melindungi diri dari gas air mata dan proyektil kepolisian. (dtc/jfr)

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan