Kamis, 17 Oktober 2019

 Headline
MALUT POST / MAJANG POLIS / Sekkot Temui Massa Aksi, Wawali “Kabur” Diam-Diam

Sekkot Temui Massa Aksi, Wawali “Kabur” Diam-Diam

Diposting pada 09/10/2019, 14:12 WIT
SERAP ASPIRASI: Sekretaris Kota M Tauhid Solemena saat melakukan hering dengan masa aksi di halaman kantor wali kota.
SERAP ASPIRASI: Sekretaris Kota M Tauhid Solemena saat melakukan hering dengan masa aksi di halaman kantor wali kota.

TERNATE- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate kembali didemo  mahasiswa. Kali ini, mereka didesak untuk memperbaiki pelayanan air bersih di RT 13 Kelurahan Tabona. Sebab, sudah sangat lama warga di lingkungan tersebut tidak terlayani PDAM. Sebelum ke kantor wali kota massa melakukan aksi di depan kantor PDAM.

    Koordinator aksi Faisal Alhadad mengungkapkan, berdasarkan hasil investigasi yang mereka lakukan, masyarakat di RT 13 Kelurahan Tabona Kecamatan Ternate Selatan selama ini belum menikmati air bersih dengan layak. Sejak tahun 2005 hingga 2019 masyarakat Kelurahan Tabona khususnya di RT 13 tidak memperoleh air bersih padahal hampir setiap tahun PDAM mendapat kucuran anggaran miliaran dari pemerintah untuk pelayanan air bersih kepada masyarakat. “ Masalah air bersih ini  
sudah disampaikan berulang - ulang kali ke Pemkot, DPRD dan PDAM, namun selama ini tidak dapat dituntaskan,” tandasnya.

    Dia menilai, banyak masyarakat yang belum merasakan pelayanan dasar dengan baik, karena itu dia berasumsi, Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman gagal dalam menjalankan roda pemerintahan.

    Setelah beberapa lama menyampaikan orasi, mahasiswa diterima hering oleh Sekretaris Kota M Tauhid Soleman secara terbuka di halaman kantor wali kota. Dalam hering tersebut Tauhid berjanji akan segera memerintahkan PDAM untuk turun lapangan dan mengecek keluhan warga di RT 13. Orang nomor tiga di jajaran Pemkot ini bahkan memberikan garansi kepada mahasiswa. "Kalau airnya masih bermasalah masyarakat silahkan datang, demo di rumah saya. Karena saya juga orang Tabona, saya memberikan jaminan bahwa wilayah tersebut akan segera terpasang air bersih, " tuturnya.

    Meski diterima Sekkot, masa aksi sempat emosi dengan sikap Wakil Wali Kota Abdulah Taher, pasalnya Abdullah tidak mau menemui pendemo, bahkan untuk mengelabui masa aksi, Abdullah saat turun dari ruang kerja tidak naik mobil dinasnya, namun Wawali memilih naik mobil lain agar dapat mengelabui massa. Sementara mobil dinasnya menyusul beberapa menit kemudian.(udy/rul)

Share
Berita Terkait

E-Paper

Berita Populer

Dahlan Iskan